Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dikira Hilang, Perempuan di Antosari Ternyata Pulang ke Rumah Orang Tua. Warga Sempat Lakukan Pencarian di Jurang

Juliadi Radar Bali • Kamis, 8 Januari 2026 | 11:11 WIB

 

ORANG HILANG: Aparat kepolisian, BPBD, TNI, bersama warga mencari wanita yang dilaporkan hilang di Tabanan.
ORANG HILANG: Aparat kepolisian, BPBD, TNI, bersama warga mencari wanita yang dilaporkan hilang di Tabanan.

RadarBuleleng.id – Laporan orang hilang di wilayah Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali, sempat membuat petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan bersama aparat kepolisian dan warga setempat kelabakan. 

Setelah dilakukan pencarian hingga tengah malam, perempuan yang dilaporkan hilang tersebut ternyata pulang ke rumah orang tuanya di Kecamatan Penebel.

Peristiwa ini bermula dari laporan seorang laki-laki berinisial I.N.W.A., warga Banjar Dinas Dangin Pangkung, Desa Antosari, Selemadeg Barat, yang melaporkan istrinya berinisial N.P.S.M., 51, tidak kembali ke rumah sejak Senin (5/1/2026) pagi.

Laporan tersebut diterima BPBD Tabanan pada Selasa (6/1/2026) sore melalui layanan pengaduan. 

Menindaklanjuti laporan itu, tim BPBD Tabanan bersama Polsek Selemadeg Barat dan warga sekitar langsung melakukan pencarian hingga larut malam.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika mengatakan, pencarian dilakukan karena pelapor menyebut istrinya meninggalkan rumah tanpa membawa ponsel maupun barang pribadi, serta tidak meninggalkan pesan apa pun.

“Suami korban melaporkan bahwa istrinya pergi sekitar pukul 09.00 WITA dan hingga malam tidak pulang. Karena itu, keesokan harinya dilaporkan ke BPBD,” jelas Trisna.

Dalam proses pencarian, tim gabungan bahkan menyusuri area jurang di sekitar Jembatan Shortcut Antosari–Bajera. 

Lokasi tersebut menjadi fokus pencarian setelah keluarga korban sempat meminta bantuan orang pintar atau balian, yang menyebut korban berada di sekitar bawah jembatan.

“Pencarian dilakukan menyusuri bantaran sungai hingga pukul 22.00 WITA. Warga juga ikut membantu, bahkan menggunakan gamelan baleganjur,” imbuhnya.

Namun, hasil pencarian nihil. Fakta baru terungkap pada Rabu pagi (7/1/2026). Korban ternyata berada di rumah orang tuanya di wilayah Wanasari, Kecamatan Penebel, Tabanan.

“Korban tidak hilang. Ia pulang ke rumah bajang atau rumah orang tuanya. Informasi ini kami terima dari pihak keluarga. Bahkan saat ditemukan, korban sedang tidur di sana,” ungkap Trisna.

Meski berakhir tanpa kejadian darurat, Trisna mengingatkan masyarakat agar memastikan kebenaran suatu peristiwa sebelum melaporkannya sebagai orang hilang. 

Hal ini penting agar tidak menimbulkan kepanikan serta pengerahan personel dan sumber daya secara besar-besaran.

“Kami selalu siap membantu jika ada laporan orang hilang. Namun alangkah baiknya dipastikan terlebih dahulu agar tidak membuat heboh warga maupun petugas,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #polsek #jurang #bajang #warga #sungai #kepolisian #rumah #fakta #jembatan #shortcut #hilang #gamelan #pencarian #orang hilang #baleganjur #tabanan #bpbd