Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sempat Dinyatakan Hilang, Ibu dan Balita Korban Air Bah Tabanan Ditemukan

Juliadi Radar Bali • Kamis, 22 Januari 2026 | 15:14 WIB

 

EVAKUASI: Proses evakuasi jenazah Yuliana Da Costa Makum, wanita yang dilaporkan hilang terseret arus air bah di Tabanan Bali.
EVAKUASI: Proses evakuasi jenazah Yuliana Da Costa Makum, wanita yang dilaporkan hilang terseret arus air bah di Tabanan Bali.

RadarBuleleng.id - Proses pencarian ibu dan anak yang terseret air bah di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, akhirnya membuahkan hasil. 

Balita bernama Audrey Natania Banafanu, 1, ditemukan meninggal dunia di bibir Pantai Batu Belig, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Kamis (22/1/2026) pagi.

Kepala Kantor SAR Denpasar selaku SAR Mission Coordinator, I Nyoman Sidakarya membenarkan penemuan tersebut. 

Ia menjelaskan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WITA setelah ada laporan dari pengunjung pantai kepada Tim SAR gabungan.

Korban ditemukan berjarak sekitar 6,7 kilometer ke arah tenggara dari muara sungai lokasi awal terseret arus. 

Jasad Audrey pertama kali terlihat oleh pengunjung pantai dalam kondisi terlentang dan terhimpit di antara bebatuan. 

Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju RS Prof. Ngoerah di Sanglah, Denpasar. Pihak keluarga juga telah memastikan identitas korban.

Beberapa jam berselang, Tim SAR kembali menemukan jasad Yuliana Da Costa Makum, 29, ibu dari balita Audrey, pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Korban ditemukan di tepi Sungai Yeh Ge, Banjar Koripan Kaja, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. 

Jasad Yuliana pertama kali ditemukan warga yang sedang mencari pakan ternak, dengan posisi tubuh telungkup.

Nyoman Sidakarya menjelaskan, Yuliana merupakan korban terakhir yang masih dalam pencarian. Korban diketahui hanyut sejauh 6,9 kilometer dari lokasi kejadian dengan arah 180 derajat. 

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Singasana, Nyitdah, Kabupaten Tabanan, menggunakan ambulans Bali Bhuana Rescue.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan ditutup. 

Nyoman Sidakarya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR atas dedikasi dan kerja keras selama proses pencarian, sekaligus menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di tengah cuaca ekstrem dan musim penghujan, guna meminimalkan risiko dan korban jiwa.

Adapun proses pencarian melibatkan unsur TNI/Polri, Basarnas, BPBD Tabanan, PMI, relawan, serta perangkat desa. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Sanglah #balita #meninggal dunia #air bah #hanyut #Pantai Batu Belig #ibu #tabanan #marga #sar #jenazah #anak #jasad