Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sempat Tersangkut Insiden Penembakan Senapan Angin, Pensiunan Dosen Kini Ditemukan Tak Bernyawa

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 12 Februari 2026 | 06:29 WIB

 

DATANGI TKP: Polisi mendatangi TKP penemuan jenazah pensiunan dosen di Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Bali.
DATANGI TKP: Polisi mendatangi TKP penemuan jenazah pensiunan dosen di Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Bali.

RadarBuleleng.id - Warga Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Bali, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pensiunan dosen, Ketut Wenten Aryawan, 69, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. 

Korban ditemukan tidak bernyawa di pondok kebun miliknya dan diduga telah meninggal dunia dua hari sebelum ditemukan.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya menjelaskan, penemuan jasad bermula dari kekhawatiran keluarga. 

Istri korban menghubungi keponakannya, I Kadek Pernata, 44, warga Desa Ped, karena korban tidak bisa dihubungi selama sekitar empat hari.

Sekitar pukul 17.30 WITA, Pernata mendatangi rumah korban. Namun rumah dalam kondisi terkunci dan korban tidak berada di tempat. 

Ia kemudian berinisiatif mencari ke pondok ladang milik korban di wilayah Banjar Sebunibus.

“Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.00 WITA, saksi mencium bau tidak sedap. Korban ditemukan tergeletak di depan pondok kebun dalam kondisi sudah meninggal dunia,” terang Kompol Kesuma Jaya, Rabu (11/2/2026).

Melihat kondisi tersebut, saksi langsung memberitahu keluarga besar dan melaporkannya ke Polsek Nusa Penida. 

Petugas yang datang ke lokasi segera memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

“Belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas, tidak berkenan dilakukan autopsi dan tidak menempuh jalur hukum,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Sebelumnya, pada Juni 2025 lalu, korban diketahui sempat terlibat kasus penembakan menggunakan senapan angin yang menyebabkan kaca minimarket Lais Mart di Banjar Sebunibus pecah dan melukai pemilik toko, I Nyoman Kasier.

Peristiwa itu terjadi saat korban mendatangi minimarket sambil membawa senapan angin dan menembakkannya ke arah bangunan toko. 

Pecahan kaca mengenai dada kiri pemilik toko hingga mengalami luka dan harus mendapat perawatan medis di RS Gema Santi.

Polisi saat itu mengamankan satu pucuk senapan angin sebagai barang bukti. Dugaan sementara, aksi tersebut dipicu persoalan pribadi. 

Namun kasus tersebut berakhir damai setelah kedua belah pihak sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Kematian Ketut Wenten Aryawan kini dipastikan tidak berkaitan dengan peristiwa lama tersebut. 

Polisi memastikan tidak ada indikasi tindak pidana dalam penemuan jasad di pondok kebun tersebut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #senapan angin #Nusa Penida #sakti #dosen #kebun #pondok #jasad #pensiunan