RadarBuleleng.id - Pertumbuhan digital nomad di kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Bali dalam lima tahun terakhir tak hanya memicu menjamurnya bisnis wellness seperti yoga dan pilates.
Tren bekerja jarak jauh juga mendorong pesatnya perkembangan coworking space sebagai ruang kerja alternatif yang fleksibel dan berbasis komunitas.
Salah satu yang menonjol adalah BWork Bali, coworking space yang kini dikenal luas di kalangan digital nomad internasional.
Berlokasi di Canggu, BWork Bali menjadi tempat bernaung para profesional global, mulai dari pekerja remote, pendiri startup, hingga pengusaha digital yang menjalankan bisnis lintas negara.
Operational Manager BWork Bali, Vincentia, mengungkapkan bahwa dalam lima tahun terakhir pihaknya telah melayani sekitar 8.500 member yang berasal dari 65 negara.
Mayoritas anggota merupakan ekspatriat dari Eropa, Amerika, hingga negara-negara besar di Asia.
Baca Juga: Kejar Target, Dinkes Buleleng Jemput Bola Cek Kesehatan Gratis hingga ke Desa
Menurut Vincentia, coworking space bukan sekadar menyediakan meja dan koneksi internet.
Lebih dari itu, BWork Bali dirancang sebagai ruang kolaboratif yang memungkinkan para digital nomad saling bertukar keahlian, membangun jejaring, hingga melahirkan ide bisnis baru.
“Ada banyak member yang awalnya hanya bertemu di coworking space, lalu berkolaborasi, saling berbagi keahlian, hingga akhirnya membangun usaha bersama,” jelas Vincentia.
Ia menambahkan, keberadaan coworking space sangat penting bagi digital nomad yang memilih Bali sebagai basis kerja.
Lingkungan kerja yang kondusif, rutinitas profesional, serta komunitas yang suportif dinilai mampu menjaga produktivitas pekerja jarak jauh di tengah gaya hidup santai Pulau Dewata.
Salah satu member asal Eropa, Anton, mengaku aktif memanfaatkan fasilitas komunitas di BWork Bali.
Ia secara rutin memimpin sesi mingguan startup growth mastermind, sebuah forum diskusi santai antar pendiri startup untuk berbagi tantangan, capaian, dan strategi pengembangan bisnis.
“Di sini kami bisa bertukar perspektif baru dalam suasana yang saling mendukung untuk bertumbuh bersama,” kata Anton.
Seiring berkembangnya komunitas, BWork Bali pun memperluas jangkauan dengan membuka cabang di Uluwatu.
Ekspansi ini menandai perluasan ekosistem coworking dari Canggu ke Bali Selatan, seiring meningkatnya minat profesional global terhadap kawasan Uluwatu.
“Bali telah berkembang menjadi salah satu pusat digital nomad terkemuka di dunia, dengan ekosistem yang memungkinkan integrasi antara pekerjaan dan gaya hidup,” pungkas Vincentia. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya