Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gegara Jadwal Nyebrang, Sopir Travel dan Petugas Kapal Baku Hantam di Pelabuhan 

Muhammad Basir • Kamis, 12 Maret 2026 | 18:05 WIB

 

Ilustrasi Perkelahian antar siswa kembali terjadi baru-baru ini di SMK Negeri 1 Abang.
Ilustrasi Perkelahian antar siswa kembali terjadi baru-baru ini di SMK Negeri 1 Abang.

RadarBuleleng.id - Ketegangan terjadi di kawasan dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada Kamis (12/3/2026) pagi. 

Sejumlah sopir kendaraan travel terlibat adu mulut dengan petugas darat kapal di tengah padatnya arus kendaraan yang hendak menyeberang di tengah mudik Idul Fitri.

Insiden baku hantam tersebut dipicu kesalahpahaman saat terjadi perubahan pola operasional jadwal kapal di pelabuhan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WITA. Saat itu, seluruh kapal yang biasanya beroperasi di dermaga MB tengah sedang tidak beroperasi sementara untuk pergantian jadwal. 

Akibatnya, proses pemuatan kendaraan hanya dilayani melalui kapal yang sandar di dermaga LCM.

Dalam kondisi tersebut, petugas darat melakukan pengaturan kendaraan dengan memprioritaskan kendaraan logistik dan truk untuk masuk ke kapal. 

Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga keseimbangan kapal sekaligus memaksimalkan kapasitas muatan.

Sementara itu, tiket sejumlah kendaraan pribadi dan travel juga telah diambil oleh petugas sebagai tanda antrean. Kendaraan yang tiketnya sudah diambil dipastikan akan tetap diangkut sesuai giliran.

Namun situasi sempat memanas ketika tiga kendaraan meminta agar bisa masuk lebih dahulu. Bahkan, ketiga kendaraan tersebut disebut-sebut memaksa masuk antrean. Dari informasi di lapangan, kendaraan tersebut diduga merupakan travel ilegal.

Petugas darat sebenarnya telah memberikan penjelasan bahwa seluruh kendaraan yang sudah bertiket akan tetap diberangkatkan. Namun penjelasan tersebut tidak diterima oleh beberapa sopir, sehingga memicu adu argumen yang sempat berujung perkelahian dengan petugas.

Akibat insiden tersebut, proses bongkar muat kendaraan sempat terganggu. Meski demikian, situasi akhirnya berhasil dikendalikan dan aktivitas pemuatan kendaraan kembali berjalan normal.

Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut kejadian itu dipicu miskomunikasi antara sopir kendaraan dan petugas kapal.

”Sudah diselesaikan langsung tadi pagi, ada miskomunikasi antara driver dengan petugas darat kapal,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Pihaknya juga mengimbau para pengguna jasa penyeberangan agar mematuhi aturan serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan proses penyeberangan, terlebih menjelang meningkatnya arus kendaraan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #dermaga #truk #LCM #mudik #baku hantam #adu mulut #pelabuhan #dermaga lcm #idul fitri #kapal #pelabuhan gilimanuk #travel #sopir