RadarBuleleng.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Pupuan–Seririt, tepatnya di Banjar Dinas Bantiran Kelod, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Senin (23/3/2025) pagi.
Insiden tersebut melibatkan seorang sopir truk asal Buleleng dan seorang pejalan kaki lanjut usia (lansia) yang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Ni Nengah Wasti, 77, warga setempat. Ia tewas di tempat setelah tertabrak kendaraan dump truck saat menyeberang jalan.
Sementara itu, pengemudi truk bernomor polisi DK 8639 HG, I Kadek Arif Dwi Saputra, 33, merupakan warga Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Ia dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata, menjelaskan kronologi kecelakaan bermula saat kendaraan dump truk melaju dari arah Pupuan menuju Seririt.
“Saat melintas di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus, tiba-tiba pejalan kaki menyeberang dari arah barat. Karena jarak yang sudah dekat, pengemudi tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan. Korban sempat terseret sejauh kurang lebih 7 meter dan meninggal dunia di tempat,” jelasnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kondisi jalan dilaporkan lurus, beraspal baik, serta berada di kawasan pemukiman warga. Cuaca saat kejadian juga cerah, dengan arus lalu lintas relatif landai.
Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan dump truck mengalami kerusakan pada bagian lampu depan kiri yang pecah serta bemper depan kiri yang penyok. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 2 juta.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan, mulai dari mengamankan TKP, melakukan olah TKP, hingga meminta keterangan saksi-saksi.
Kasus kecelakaan ini selanjutnya ditangani Unit Laka Lantas Polres Tabanan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya