RadarBuleleng.id - Karma langsung dibayar lunas! Aksi dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang pria di Kabupaten Jembrana, Bali, berakhir tragis.
Terduga pelaku berinisial D, 22, warga Kecamatan Jembrana, mengalami kecelakaan tunggal hingga harus dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah, Denpasar.
Peristiwa terjadi Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 19.30 WITA di wilayah Banjar Peh, Desa Kaliakah.
Insiden kecelakaan tersebut diduga terjadi tak lama setelah pelaku melakukan aksi pelecehan terhadap seorang perempuan berinisial MJ.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban pulang berolahraga dari wilayah Kelurahan Baler Bale Agung.
Dalam perjalanan, korban merasa dibuntuti oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor putih tanpa plat nomor.
Saat melintas di jalan sepi kawasan Banjar Peh, pelaku mendekati korban dan diduga meraba paha korban. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri.
Namun pelarian itu tidak berlangsung lama. Diduga kehilangan kendali, pelaku justru mengalami kecelakaan tunggal hingga terperosok ke saluran irigasi persawahan.
Benturan keras menyebabkan pelaku mengalami luka serius dan diduga patah tulang.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan menghubungi ambulans.
Pelaku kemudian dievakuasi ke RSU Negara. Selanjutnya ia dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kecurigaan warga semakin menguat setelah ditemukan plat nomor kendaraan yang dilepas dan disimpan di dalam jok motor. Hal ini memunculkan dugaan bahwa aksi tersebut bukan kali pertama dilakukan.
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, membenarkan adanya kecelakaan tunggal di lokasi tersebut.
Namun, pihaknya belum memastikan keterkaitan langsung antara kecelakaan dengan dugaan pelecehan seksual.
”Benar ada kecelakaan tunggal di wilayah Kaliakah. Korban kecelakaan dirujuk ke RS Sanglah,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Terkait dugaan pelecehan, polisi masih melakukan pendalaman dan akan memanggil korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
”Untuk dugaan pelecehan masih kami dalami. Saat ini baru keterangan awal dari korban,” tegasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya