RadarBuleleng.id - Peristiwa tragis terjadi di Jalan Toyaning, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Bali, pada Senin (27/4/2026) pagi.
Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang saat melintas di lokasi.
Kejadian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.40 WITA. Peristiwa itu dilaporkan warga kepada Bhabinkamtibmas Desa Ungasan, I Ketut Nuada. Informasi awal menyebutkan adanya pengendara yang tertimpa pohon jenis kapuk di badan jalan.
Petugas yang menerima laporan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan aparat setempat.
Saat tiba di lokasi, korban ditemukan tergeletak di samping sepeda motor Honda Beat DK 4336 FDW warna hitam, dalam kondisi tertimpa batang pohon.
Kapolsek Kuta Selatan, AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan awal, termasuk mengumpulkan keterangan saksi di lokasi.
“Kami menerima laporan dari masyarakat, kemudian langsung mendatangi TKP, melakukan pengumpulan bahan keterangan saksi, serta membuat laporan resmi terkait kejadian ini,” ujarnya.
Korban diketahui bernama Damianus Eka Budiman, 22, mahasiswa asal Wancang, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari hasil identifikasi di lapangan, korban mengalami luka serius di bagian kepala.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans oleh relawan Banser dan dilarikan ke Rumah Sakit Bali Jimbaran dengan didampingi keluarga. Namun nahas, setibanya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan sejumlah luka serius pada tubuh korban, di antaranya luka di kepala, darah keluar dari mulut dan hidung, serta beberapa luka lecet di bagian tubuh lainnya.
Di lokasi kejadian, terdapat banyak pohon perindang di sepanjang jalan yang diduga menjadi faktor risiko.
Hingga kini, penyebab pasti tumbangnya pohon kapuk tersebut masih dalam penyelidikan, apakah dipicu faktor cuaca, usia pohon, atau kondisi akar yang rapuh.
Polisi menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur yang dipenuhi pepohonan besar, terlebih saat cuaca tidak menentu.
Rencananya, jenazah korban akan dititipkan sementara di rumah sakit sebelum dipulangkan ke kampung halamannya di Nusa Tenggara Timur. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya