RadarBuleleng.id – Tingginya permintaan sapi Bali menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 diduga memicu praktik curang dalam pengiriman ternak keluar Pulau Bali.
Sebuah truk pengangkut 25 ekor sapi Bali dicegat petugas karantina di Pelabuhan Gilimanuk setelah kedapatan membawa dokumen karantina yang diduga palsu.
Truk tersebut langsung dihentikan dan diputar balik setelah petugas menemukan adanya kejanggalan pada dokumen persyaratan pengiriman ternak.
Seluruh sapi kini diamankan di Instalasi Karantina Gilimanuk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas mencurigai aktivitas pengiriman ternak di tengah tingginya arus distribusi sapi menjelang Idul Adha. Apalagi, kuota resmi pengiriman sapi Bali disebut sudah habis.
Petugas kemudian melakukan pembuntutan terhadap truk pengangkut ternak hingga ke pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk sebelum akhirnya menghentikan kendaraan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan.
Kepala Karantina Wilayah Kerja Gilimanuk, I Putu Agus Kusuma Atmaja, mengatakan petugas langsung bergerak setelah menemukan indikasi ketidaksesuaian administrasi pengiriman.
“Benar, tadi ada kecurigaan sehingga kami kejar sampai di area pelabuhan. Setelah diperiksa, dokumen karantina yang dibawa tidak sesuai dan patut diduga palsu,” tegas Agus saat dikonfirmasi.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui puluhan sapi tersebut berasal dari Kabupaten Karangasem.
Namun, sopir truk disebut tidak mampu menjelaskan secara rinci identitas pemilik maupun pengirim utama ternak tersebut.
“Dokumen sertifikat karantina yang dibawa tidak diterbitkan secara resmi oleh otoritas berwenang. Ini mengarah pada indikasi pemalsuan,” imbuhnya.
Karena dokumen dinyatakan tidak sah, petugas langsung menahan truk beserta seluruh muatan ternak.
Saat ini, 25 ekor sapi Bali tersebut ditempatkan di Instalasi Karantina Gilimanuk untuk pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.
Kasus tersebut kini masih dalam pendalaman petugas guna mengungkap pihak yang terlibat dalam dugaan pemalsuan dokumen pengiriman ternak keluar Bali. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya