Turut Berduka Cita! Pekerja Muda Asal Bangli Meninggal Ulah Pati di Jepang

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:12 WIB
DUKA CITA: Suasana rumah duka pekerja migran yang dilaporkan melakukan ulah pati di Jepang. (Dewa Ayu Pitri Arisanti/Radar Bali)
DUKA CITA: Suasana rumah duka pekerja migran yang dilaporkan melakukan ulah pati di Jepang. (Dewa Ayu Pitri Arisanti/Radar Bali)

 

RadarBuleleng.id – Suasana duka menyelimuti keluarga I Nengah Kartika, warga Banjar Dinas Palaktiying, Desa Landih, Kabupaten Bangli, Bali. 

Anak pertamanya, Putu AMW, 19, yang baru belasan hari memulai pekerjaannya di Jepang, dikabarkan meninggal dunia akibat aksi ulah pati pada Minggu (16/8/2026).

Kabar duka ini mengejutkan pihak keluarga. Bibi almarhumah, Ni Wayan Nangi, mengaku tak menyangka keponakannya mengambil langkah nekat tersebut. 

Menurutnya selama ini Meita dikenal periang dan tidak pernah mengeluhkan kendala apapun selama berada di Negeri Sakura.

”Setiap hari video call sama adiknya, neneknya, dan keluarga. Dia bilang senang bekerja di Jepang sesuai cita-citanya. Jadi kami tidak tahu apa penyebabnya karena selama ini kelihatan baik-baik saja,” tuturnya, Senin (24/8/2026).

Paman almarhumah, Nengah Armada, menambahkan bahwa kepolisian setempat telah melakukan prosedur pemeriksaan resmi. Hasil pemeriksaan awal mengkonfirmasi tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Proses pemulangan jenazah kini tengah diurus oleh pihak lembaga penyalur dan yayasan terkait. 

Begitu tiba di Bali, jenazah rencananya akan langsung diantarkan menuju Setra Adat Palaktiying untuk dimakamkan sesuai tata cara dan aturan adat setempat.

Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Gede Gumiliarta, membeberkan bahwa almarhumah berangkat ke Jepang pada awal Juli 2026 sebagai peserta program magang melalui LPK Hishou Universal Style setelah menempuh pelatihan intensif.

Almarhumah baru resmi ditempatkan dan mulai bekerja di lokasi penugasan pada 6 Agustus 2026. 

Namun, pada 16 Agustus 2026 pagi waktu setempat, almarhumah dilaporkan tidak masuk kerja dan tak dapat dihubungi. Belakangan korban ditemukan telah meninggal di tempat tinggalnya.

”Proses pemulangan jenazah saat ini tengah diupayakan secara maksimal oleh pihak LPK selaku agen pemberangkatan bersama instansi terkait,” kata Iptu Gumiliarta. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Berita Bali Hari Ini Berita Bangli Pekerja Jepang Asal Bali ulah pati Polres Bangli