RadarBuleleng.id – Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak langsung pada lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Hingga pukul 15.00 WITA Minggu (6/9/2026) sore, tercatat sedikitnya 42 penerbangan mengalami pembatalan (cancelation) maupun keterlambatan (delay).
Meskipun demikian, manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan operasional fasilitas kebandarudaraan dan pelayanan umum di Bandara Ngurah Rai secara keseluruhan tetap berjalan aman dan optimal.
Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, membeberkan bahwa penyesuaian jadwal terpaksa dilakukan guna mengutamakan keselamatan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik di ruang udara.
"Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, terdapat sejumlah penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal penerbangan," ujar Gede Eka Sandi Asmadi, Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan data pembaruan hingga sore hari, imbas terbesar dialami oleh rute penerbangan domestik Bali-Jakarta (PP).
Sebanyak 7 penerbangan dari Jakarta dibatalkan. Selain itu 30 penerbangan menuju Jakarta ikut dibatalkan, serta satu penerbangan ditunda.
Sementara dua penerbangan menuju Bandara Halim Perdanakusuma turut dibatalkan.
Tak hanya itu, dua penerbangan menuju Bandung juga ikut batal.
Mengantisipasi penumpukan calon penumpang di area terminal, manajemen Bandara Ngurah Rai langsung membagikan makanan ringan dan minuman gratis kepada para penumpang terdampak.
Pihak pengelola bandara juga terus berkoordinasi intensif dengan AirNav Indonesia untuk memantau pergerakan ruang udara, serta mendampingi maskapai dalam proses penyampaian informasi terkini.
Eka Sandi mengimbau seluruh calon penumpang agar tidak langsung datang ke bandara.
Penumpang diimbau memastikan status penerbangan mereka melalui maskapai masing-masing atau menghubungi Contact Center InJourney Airports.
"Kami imbau calon penumpang untuk melakukan konfirmasi secara berkala kepada pihak maskapai mengenai status dan jadwal penerbangan terbaru sebelum berangkat menuju bandara," tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali