Diduga Microsleep, Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk

Muhammad Basir • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 17:49 WIB
ADU BANTENG: Kecelakaan antara dua unit truk di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, wilayah Desa Pekutatan. (Polsek Pekutatan)
ADU BANTENG: Kecelakaan antara dua unit truk di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, wilayah Desa Pekutatan. (Polsek Pekutatan)

 

RadarBuleleng.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 70-71, tepatnya di Banjar Ledok, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 12.45 WITA.

Dua unit truk tronton terlibat adu banteng diduga akibat salah satu pengemudi mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudikan kendaraan.

Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw menjelaskan, insiden bermula saat truk dengan nomor polisi B 8296 UEY yang dikemudikan Wahyu Duwi Fredianto, 24, melaju dari arah Gilimanuk menuju ke Denpasar.

Sesampainya di lokasi kejadian yang berupa jalan lurus beraspal, truk yang dikemudikan Wahyu tiba-tiba oleng dan berpindah jalur ke kanan tanpa kendali.

”Diduga pengemudi tertidur sehingga kendaraannya mengambil jalur kanan atau jalur berlawanan,” kata Kompol Benyamin, Kamis (24/9/2026).

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan meluncur truk tronton bernomor polisi W 8078 QF yang dikemudikan Arif Triono, 43. 

Melihat ada truk masuk ke jalurnya, Arif sebenarnya sempat menginjak rem hingga kendaraannya berhenti total. 

Namun, karena jarak yang sudah terlampau dekat, benturan keras antar kendaraan tak dapat dihindarkan.

Hantaman keras tersebut membuat bagian depan kedua truk ringsek, bodi penyok, serta kaca depan pecah berserakan di jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk Wahyu Duwi Fredianto, 24, beserta dua penumpangnya mengalami luka berat berupa patah tulang.

Wahyu sendiri mengalami patah tulang pada bahu kiri. Sementara rekannya, Rico Wahyudi, 31, mengalami patah tulang kaki kiri, dan Adetya Yuda Fermana, 30, patah tulang pada kedua kaki.

”Ketiga korban luka langsung dievakuasi dan dirujuk ke RSU Negara untuk mendapatkan perawatan medis,” terang Kompol Benyamin.

Sementara itu, pengemudi truk lawan, Arif Triono, beserta penumpangnya, Ahmad, 44, beruntung selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.

Kondisi jalan nasional di lokasi kejadian terpantau sangat baik—beraspal mulus, jalan lurus, marka utuh, serta cuaca cerah. Pihak kepolisian menaksir kerugian materiil akibat musibah ini mencapai Rp 25 juta.

Kedua truk berhasil dievakuasi dari lokasi sekitar pukul 14.00 WITA sehingga arus lalu lintas kembali lancar. Kasus tabrakan ini kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Berita Jembrana Hari Ini Jalur Denpasar Gilimanuk Kecelakaan Jembrana Polsek Pekutatan polres jembrana