Ingin Temui Pacar di Bali, Remaja Asal Bekasi Terkendala Biaya Pulang

Zulfika Rahman • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:34 WIB
BERI SOLUSI: Aparat kepolisian mendatangi rumah warga di Kelurahan Subagan, Karangasem, setelah menerima laporan ada remaja yang kesulitan ongkos pulang. (Polres Karangasem)
BERI SOLUSI: Aparat kepolisian mendatangi rumah warga di Kelurahan Subagan, Karangasem, setelah menerima laporan ada remaja yang kesulitan ongkos pulang. (Polres Karangasem)

 

RadarBuleleng.id – Keinginan seorang remaja perempuan berinisial IM, 17, untuk bertemu kekasihnya di Bali berujung pada permintaan bantuan kepada polisi. 

Remaja asal Bekasi, Jawa Barat, itu akhirnya meminta pendampingan setelah mengaku tidak memiliki biaya untuk kembali ke kampung halamannya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, IM berangkat ke Bali atas kemauannya sendiri. 

Setibanya di Terminal Ubung, Denpasar, dia dijemput oleh kekasihnya yang tinggal di Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem. 

Remaja tersebut kemudian diajak menginap di rumah sang kekasih.

Namun, pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 22.30 Wita, orang tua pemuda tersebut keberatan dengan keberadaan IM di rumah mereka. 

Pertimbangan usia IM yang masih di bawah umur membuat mereka khawatir keberadaan remaja itu dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, orang tua pemuda tersebut kemudian menghubungi kepolisian melalui layanan Call Center 110.

Petugas Polres Karangasem menindaklanjuti laporan itu dengan mendatangi lokasi dan meminta keterangan pihak-pihak terkait. 

Dari hasil klarifikasi, IM diketahui datang ke Bali atas kehendaknya sendiri untuk bertemu kekasihnya sekaligus mencari pekerjaan.

Saat dikonfirmasi pada Senin (19/10/2026), Kasi Humas Polres Karangasem Ipda I Nengah Artono membenarkan adanya tindak lanjut atas laporan masyarakat tersebut.

Menurut Artono, IM menyatakan bersedia kembali ke Bekasi. Namun, keinginan itu terkendala biaya perjalanan. 

“Mau dia balik pulang, tapi terkendala ongkos pulang,” ungkapnya.

Kepada petugas, IM juga mengaku tidak menyimpan nomor telepon keluarga maupun kerabat dekat yang bisa dihubungi untuk meminta bantuan.

Dalam situasi tersebut, IM meminta bantuan petugas agar dapat diantarkan ke Dinas Sosial untuk memperoleh pendampingan lebih lanjut.

“Sudah kami koordinasikan dengan dinas terkait untuk memperoleh pendampingan sesuai prosedur,” pungkas Artono. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Berita Karangasem remaja asal Bekasi Dinas Sosial Karangasem Call Center 110 polres karangasem