Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Memuliakan Sumber Air, Komunitas Kayoman Pedawa Gandeng Akademisi Jepang Tanam Pohon di Kawasan Perbukitan Bali Utara

Eka Prasetya • Kamis, 28 Maret 2024 | 01:44 WIB

 

TANAM POHON: Warga dan akademisi menyiapkan bibit pohon yang akan ditanam di kawasan perbukitan Bali Utara, tepatnya di Kayuan Sukajati Bangkiangsidem, Desa Pedawa.
TANAM POHON: Warga dan akademisi menyiapkan bibit pohon yang akan ditanam di kawasan perbukitan Bali Utara, tepatnya di Kayuan Sukajati Bangkiangsidem, Desa Pedawa.

BANJAR, RadarBuleleng.id - Komunitas Kayoman Pedawa yang berbasis di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng, punya cara sendiri dalam memuliakan sumber mata air.

Mereka gencar melakukan penanaman pohon di kawasan perbukitan Bali Utara. Harapannya sumber-sumber mata air tetap terjaga, sehingga dapat menjamin kelangsungan kehidupan di kawasan hilir.

Seperti yang mereka lakukan pada Rabu (27/3/2024). Komunitas Kayoman Pedawa menggandeng akademisi asal Jepang untuk melakukan penanaman pohon sekaligus pemuliaan sumber mata air.

Proses penanaman pohon itu dilakukan di kawasan Kayuan Sukajati Bangkiangsidem. Lokasi itu terletak di kawasan perbukitan Bali Utara, tepatnya di wilayah desa Pedawa.

Sejumlah komponen terlibat dalam kegiatan penanaman pohon itu. Seperti mahasiswa dari Program Studi Bahasa Jepang di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Universitas Iwate Jepang, Asia Environmental Alliance, The Greenery Fund, serta Pemerintahan Desa pedawa.

Tercatat ada 500 batang bibit pohon yang ditanam. Meliputi beringin, ara, gintungan, majegau, bambu, dan kayu apu.

Koordinator Aksi, Wayan Sadyana mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan para akademisi dari luar negeri dan sejumlah lembaga internasional dalam kegiatan penanaman pohon itu.

Menurutnya penanaman pohon merupakan bentuk sederhana dari implementasi konsep Tri Hita Karana yang dijunjung masyarakat Bali. Termasuk masyarakat Bali Aga yang mukim di Desa Pedawa.

Ia berharap aksi itu menjadi cerminan bagi generasi muda, bahwa menjaga ketahanan sumber air merupakan hal penting. 

Mengingat kebutuhan air dari hari ke hari semakin meningkat. Sementara sumber-sumber air semakin menipis.

“Kalau tidak ada yang menjaga kelestarian sumber air, ini akan menjadi masalah besar di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Komunitas Kayoman Pedawa, Putu Yuli Supariadnyana mengatakan, penanaman pohon itu merupakan hal yang sangat sederhana. Namun hal itu akan berdampak di masa depan.

“Aksi ini sejalan dengan  visi kayoman yang memang mendukung konservasi air dan lingkungan. Harapan kami, tanaman-tanaman ini akan tumbuh menjadi sumber oksigen dan sumber air bagi makhluk hidup,” harapnya. (*)

Editor : Eka Prasetya
#bali #air #pohon #kayoman pedawa #PEDAWA #penanaman pohon