Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buleleng Diterjang Angin Kencang, Atap Rumah Warga Gesing Jebol Tertimpa Pohon Cengkeh

Francelino Junior • Selasa, 7 April 2026 | 11:45 WIB
RUSAK PARAH: Atap rumah warga di Desa Gesing, Kabupaten Buleleng, Bali, rusak setelah tertimpa pohon cengkeh. (BPBD Buleleng)
RUSAK PARAH: Atap rumah warga di Desa Gesing, Kabupaten Buleleng, Bali, rusak setelah tertimpa pohon cengkeh. (BPBD Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa (7/4/2026) pagi, menyebabkan sebuah pohon cengkeh tumbang dan menimpa rumah warga. 

Akibatnya, atap rumah milik Made Suniama di Banjar Dinas Gesing I mengalami kerusakan cukup parah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WITA. Pohon cengkeh yang tumbang menghantam bagian atap rumah, tepat di atas tiga kamar tidur. 

Kerusakan meliputi rangka kayu serta penutup atap berbahan seng dengan ukuran kurang lebih panjang 9 meter dan lebar 3 meter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi kejadian pohon tumbang. 

Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II melakukan assessment sekaligus menyalurkan bantuan darurat kepada korban.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan pihaknya segera turun tangan begitu menerima laporan kejadian untuk memastikan kondisi di lapangan serta kebutuhan mendesak korban.

“Kami langsung melakukan assessment di lokasi dan menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak. Penanganan dilakukan bersama tim dan masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nilai kerusakan akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 8 juta. 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan pada bagian atap cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Buleleng menyalurkan sejumlah bantuan darurat berupa satu lembar terpal, satu paket sembako, satu lembar selimut, dan satu lembar matras.

Selain itu, proses pembersihan material pohon tumbang dan bagian atap yang rusak telah dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama tim di lapangan. 

Suyasa juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama angin kencang yang berisiko menyebabkan pohon tumbang.

“Cuaca belakangan ini cukup ekstrem. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama terhadap pohon-pohon besar di sekitar rumah,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#pohon tumbang #bpbd buleleng #buleleng #cengkeh