SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng berhasil meraih penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
Pemkab Buleleng memperoleh penghargaan tersebut berkat berkomitmen di bidang pendidikan, khususnya dalam penyelenggaraan Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan program dari pemerintah pusat.
Komitmen tersebut membuat Pemkab Buleleng meraih penghargaan dalam kategori Pemerintah Daerah Transformatif/Terbaik dalam Pengelolaan Program Indonesia Pintar.
Penghargaan tersebut diserahkan Sekjen Kemendikbud Ristek, Suharti, kepada Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana. Penghargaan diserahkan dalam sebuah acara di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat (5/7/2024) malam.
Baca Juga: Berhasil Turunkan Angka Stunting, Pemkab Buleleng dapat Penghargaan
Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana berterima kasih kepada seluruh insan pendidikan di Kabupaten Buleleng dan juga seluruh jajaran Pemkab Buleleng yang telah bekerja keras.
Lihadnyana menyatakan, komitmen pembangunan pendidikan di Buleleng sangat besar. Buktinya Pemkab Buleleng mengalokasikan anggaran sebesar 34 persen untuk sektor pendidikan saja.
Ia berjanji seluruh jajaran di Pemkab Buleleng akan bekerja keras untuk kemajuan pendidikan di Buleleng. Khususnya untuk meningkatkan angka lama sekolah di Buleleng.
Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, rata-rata lama sekolah di Buleleng pada tahun 2022 lalu hanya 7,56 tahun. Artinya rata-rata penduduk Buleleng hanya menempuh pendidikan hingga kelas 1 SMP atau kelas 2 SMP.
Baca Juga: Cairkan Bantuan Partai Politik Tepat Waktu, Buleleng Raih Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri
Berkaca dari hal tersebut, Lihadnyana berpendapat angka partisipasi sekolah perlu ditingkatkan. Ia meminta agar program pendidikan non formal melalui pendidikan kesetaraan, semakin diintensifkan. Baik itu kejar paket A (setara SD), paket B (setara SMP), maupun paket C (setara SMA).
“Sekaligus terus meningkatkan mutu dan sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Buleleng,” ujar Lihadnyana.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Made Astika mengungkapkan, Pemkab Buleleng berhasil meraih penghargaan lewat berbagai upaya.
Diantaranya penyaluran Program Indonesia Pintar yang dilakukan tepat waktu, serta pemanfaatan Program Indonesia Pintar yang tepat sasaran.
“Seluruh peserta didik yang memiliki hak untuk PIP itu sudah hampir 100 persen dicairkan dan tepat sasaran,” sebutnya.
Guna memastikan dana PIP dimanfaatkan sesuai peruntukan, pihaknya memberikan pendampingan dan pembinaan kepada sekolah-sekolah, terkait pemanfaatan dana tersebut. Selanjutnya sekolah wajib melakukan edukasi kepada orang tua siswa.
Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan pihak perbankan sebagai lembaga penyalur bantuan. Tujuannya memudahkan para penerima program menyelesaikan administrasi yang diperlukan.
“Tentunya agar semua program seperti PIP ini berdampak bagi masyarakat sehingga birokrasi berdampak yang sering digencarkan menjadi terlaksana khususnya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” demikian Astika. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya