Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Senyum Pegawai di Buleleng saat Terima SK: Ada Numpang Angkot Hingga Armada Damkar Uzur

Eka Prasetya • Jumat, 20 Juni 2025 | 22:55 WIB

 

TERSENYUM: Para pegawai kontrak Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng. Mereka menuju lokasi penerimaan SK dengan mengendarai truk pemadam kebakaran uzur.
TERSENYUM: Para pegawai kontrak Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng. Mereka menuju lokasi penerimaan SK dengan mengendarai truk pemadam kebakaran uzur.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Para pegawai Pemkab Buleleng benar-benar tersenyum bahagia. Pada Jumat (20/6/2025), ribuan pegawai kontrak resmi menerima SK sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

SK tersebut diserahkan kepada para pegawai kontrak, pada Jumat (20/6/2025) pagi. Penyerahan SK dilakukan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, di Taman Kota Singaraja.

Sejak pagi, para pegawai kontrak sudah berkumpul di Taman Kota Singaraja. Ada yang sudah datang sejak pukul 05.30 pagi.

Dinas Perhubungan Buleleng bahkan menutup arus lalu lintas di Jalan Ngurah Rai Singaraja. Saking banyaknya para pegawai kontrak yang datang mengambil SK.

Mereka datang dengan beragam moda transportasi. Khusus unit perkantoran yang berada dekat dengan Taman Kota Singaraja, dilarang membawa kendaraan pribadi.

Contohnya RSUD Buleleng, Pol PP Buleleng, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buleleng, Inspektorat Buleleng, Sekretariat Daerah, Dinas PMD Buleleng, Disdikpora Buleleng, Diskominfo Buleleng, maupun Bappeda Buleleng.

Solusinya, mereka ada yang minta diantar oleh sanak kerabatnya. Ada pula yang memilih memarkir kendaraan agak jauh dari Taman Kota Singaraja.

Beda lagi dengan pegawai di Sekretariat Daerah. Mereka menyewa puluhan unit angkutan kota (angkot) untuk memobilisasi para pegawai.

Para sopir angkot di-carter khusus untuk mengantar para pegawai. Mereka juga wajib stand by di taman kota.

“Sekali-sekali pak. Biar sopir angkot juga kecipratan rezeki,” ujar salah seorang sopir angkot.

Beda lagi dengan Pasukan Pemadam Kebakaran. Mereka datang ke Taman Kota Singaraja menggunakan truk pemadam.

Adapun truk yang digunakan adalah Morita. Armada keluaran tahun 1976 yang kini masih menjadi lini armada pasukan pemadam.

Mereka menaiki armada itu dari markas besar di Jalan Dahlia menuju Taman Kota. Ada yang duduk di atas tangki, hingga bergelantungan di kanan kiri.

Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Kappa Tri Aryandono mengaku mengizinkan para pegawai menggunakan mobil tersebut ke lokasi pelantikan.

“Karena pegawai kami yang diangkat itu ada 131 orang. Kalau bawa sepeda motor semua kan tidak ada tempat parkir. Jadi kami mobilisasi pakai armada Morita ini,” kata Kappa.

Meski menggunakan armada pemadam, ia menjamin pelayanan kebakaran tidak terganggu. Sebab mobil itu sudah tidak pernah turun untuk memadamkan api.

“Mobilnya sudah lama pensiun dari tugas pemadaman. Biasanya hanya untuk edukasi anak-anak TK, atau sekadar dipanaskan keliling kota,” demikian Kappa. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pegawai kontrak #Pemadam #pemkab buleleng #bupati #jalan #asn #lalu lintas #Nyoman Sutjidra #taman kota #angkot #pol pp #buleleng #pegawai