SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan KPP) Kabupaten Buleleng kini menjadi salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) dengan jumlah pegawai terbesar.
Pasca penggabungan dua OPD di lingkungan Pemkab Buleleng, total pegawai di instansi ini mencapai 313 orang. Kondisi tersebut membuat kebutuhan ruang kerja menjadi tantangan tersendiri.
Saat ini, Distan KPP menempati gedung lama Kantor Dinas Pertanian Buleleng di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng.
Kepala Distan KPP Buleleng, Gede Melandrat mengatakan, dari total 313 pegawai, sebanyak 240 orang berkantor secara aktif di gedung tersebut.
“Karena sekarang menjadi satu OPD dengan DKPP, mau tidak mau harus menyesuaikan kondisi. Total pegawai 313 orang, dan sekitar 240 orang stay di kantor,” ujar Melandrat, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, penataan ulang ruang kerja menjadi langkah awal yang harus dilakukan. Efisiensi ruang pun diterapkan agar seluruh pegawai dapat tertampung dalam satu gedung.
Proses penataan dilakukan sejak Jumat (6/2/2026) hingga Minggu (8/2/2026). Namun hingga Senin (9/2/2026) penataan belum juga tuntas.
Penataan itu, kata Melandrat, bertujuan menciptakan kenyamanan kerja yang berdampak langsung pada kelancaran pelayanan publik.
Bahkan, pada hari pertama beroperasi sebagai OPD hasil penggabungan, Distan KPP langsung membuka layanan kepada masyarakat.
“Pelayanan sudah berjalan, mulai dari rekomendasi BBM bersubsidi hingga pupuk bersubsidi,” jelasnya.
Ruang kerja saat ini masih dinilai sudah cukup meski berdesak-desakan. Idealnya, Distan KPP ,mendapat tambahan gedung untuk menunjang kinerja, khususnya di bidang perikanan.
Beberapa aset daerah pun mulai dilirik, seperti gedung milik PD Swatantra serta bangunan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal.
Melandrat menjelaskan, kebutuhan gedung tambahan sangat penting untuk mendukung program strategis bidang perikanan. Setidaknya terdapat empat program utama yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.
Salah satu rencana yang sedang disiapkan adalah pengembangan pasar online budidaya dan pemasaran ikan bandeng, yang membutuhkan ruang layanan dan operasional lebih luas.
“Permohonan pemanfaatan gedung PD Swatantra sudah kami ajukan. Sekarang tinggal menunggu keputusan pimpinan,” tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya