Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Piodalan Purnama Kasa, Wabup Buleleng Ajak Masyarakat Jaga Pura Jagatnatha

Francelino Junior • Senin, 29 Juni 2026 | 20:59 WIB
SEMBAHYANG BERSAMA: Suasana persembahyangan bersama di Pura Agung Jagatnatha saat purnama kasa. (Pemkab Buleleng)
SEMBAHYANG BERSAMA: Suasana persembahyangan bersama di Pura Agung Jagatnatha saat purnama kasa. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng menggelar persembahyangan bersama dalam rangka piodalan di Pura Jagatnatha yang bertepatan dengan Purnama Kasa, Senin (29/6/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, jajaran Forkopimda Buleleng, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Buleleng.

Dalam sambutannya, Wabup Gede Supriatna mengajak umat Hindu menjadikan piodalan sebagai momentum untuk meningkatkan sradha dan bhakti. 

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena masyarakat bersama pemerintah dapat kembali melaksanakan persembahyangan di Pura Jagatnatha.

Menurutnya, Pura Jagatnatha tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga merupakan simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Buleleng. Karena itu, keberadaan pura tersebut perlu dijaga bersama.

Supriatna mengatakan, selama lebih dari tiga dekade berdiri, Pura Jagatnatha telah menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Buleleng. 

Seluruh perangkat daerah pun memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesucian pura, melaksanakan ayahan, serta mendukung setiap kegiatan keagamaan yang berlangsung di sana.

"Pura Jagatnatha adalah simbol masyarakat Buleleng. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama, khususnya pemerintah daerah, untuk menjaga, merawat, dan melaksanakan pengabdian di pura ini, tidak hanya saat piodalan tetapi juga pada hari-hari suci keagamaan lainnya," ujarnya.

Selain saat piodalan, Supriatna juga mengajak masyarakat untuk rutin melaksanakan persembahyangan di Pura Jagatnatha pada hari-hari suci keagamaan, seperti Galungan, Kuningan, Saraswati, Tumpek, dan hari raya Hindu lainnya. 

Menurutnya, hal itu penting untuk memperkuat kehidupan spiritual masyarakat sekaligus menjaga fungsi Pura Jagatnatha sebagai pusat pembinaan umat.

Pada kesempatan tersebut, Supriatna juga memohon dukungan dan doa restu masyarakat agar seluruh program pembangunan yang sedang dijalankan Pemkab Buleleng dapat terlaksana dengan baik.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat.

"Sebaik apapun program yang disusun pemerintah, tanpa dukungan, doa, dan partisipasi masyarakat, program tersebut tidak akan berjalan secara optimal. Karena itu kami memohon doa restu agar seluruh program pembangunan dapat terlaksana dengan baik demi kemajuan Buleleng," ungkapnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#hindu #Gede Supriatna #Piodalan #pemkab buleleng #buleleng