Raih Dua Penghargaan Dari Kemendagri, Pemprov Bali Alokasikan Dana Insentif untuk Tambal Jalan Rusak

Ni Kadek Novi Febriani • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 17:06 WIB
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Bali, Wayan Koster menerima trophy penghargaan dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya (kiri). (Pemprov Bali)
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Bali, Wayan Koster menerima trophy penghargaan dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya (kiri). (Pemprov Bali)

 

RadarBuleleng.id – Pemprov Bali meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa-Bali yang digelar di BNDCC Badung, Jumat (28/8/2026).

Bali dinobatkan sebagai Terbaik I Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan sehingga berhak atas dana insentif Rp 2 miliar.

Selain itu Bali juga meraih Terbaik II Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dengan insentif Rp 1,5 miliar. 

Total dana insentif fiskal sebesar Rp3,5 miliar yang dikucurkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut dipastikan langsung menyasar sektor perbaikan infrastruktur jalan di Bali.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa seluruh dana apresiasi daerah tersebut bakal dimanfaatkan secara optimal untuk program pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.

"Apresiasi sebesar Rp3,5 miliar yang diterima Provinsi Bali nantinya akan digunakan penuh untuk mendukung pembenahan dan perbaikan jalan-jalan yang rusak di Bali," ujar Koster.

Selain infrastruktur jalan, Koster mengklaim bahwa pemerataan fasilitas kesehatan di Bali kini telah menjangkau hingga tingkat desa melalui Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu). 

Ke depan, Pemprov Bali berkomitmen mentransformasi Pustu agar dapat berkembang menjadi klinik demi mendekatkan akses medis bagi warga desa.

Pencapaian ini dinilai menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Bali dalam menggenjot sektor pelayanan dasar, sekaligus suntikan motivasi untuk terus mendongkrak kualitas pendidikan dan kesehatan.

Ajang tahunan inisiasi Kemendagri ini diikuti oleh 7 provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali. 

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, mengingatkan bahwa performa tata kelola pemerintah daerah berperan vital terhadap kepercayaan publik.

"Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat tentu akan menilai positif kepemimpinannya," tegas Mendagri Tito.

Adapun dana insentif fiskal tersebut akan ditransfer langsung oleh Kemendagri ke Kas Daerah (Kasda) Pemprov Bali guna memperkuat pembiayaan pembangunan daerah. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Berita Bali Hari Ini Perbaikan Jalan Bali Pemprov Bali kemendagri wayan koster