SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng resmi mengajukan usulan penambahan sebanyak 400 formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) baru tahun ini ke pemerintah pusat.
Langkah tersebut diambil guna menutup celah krisis kekurangan tenaga pegawai di lingkup Pemkab Buleleng akibat banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengungkapkan bahwa usulan formasi tersebut mencakup berbagai bidang vital, mulai dari tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, hingga pejabat fungsional teknis.
Nantinya, para ASN baru tersebut akan disebar untuk memperkuat pelayanan di tingkat kelurahan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Buleleng.
”Untuk pengadaan tahun ini sudah kami usulkan resmi ke pusat. Berapa nanti kuota pasti yang dialokasikan, keputusan sepenuhnya ada di tangan pemerintah pusat,” ujar Bupati Sutjidra.
Pengajuan formasi besar-besaran ini menyusul dilantiknya 7 ASN baru pada Jumat (2/10/2026) sore, yang terdiri dari 3 pamong praja muda lulusan IPDN formasi 2025 serta 4 pejabat fungsional ahli utama (dokter dan pengawas sekolah).
Kehadiran para ASN baru ini disiapkan untuk memperlancar roda pemerintahan agar lebih lincah dan responsif hingga tingkat desa, memacu indeks literasi-numerasi pendidikan, serta mengakselerasi penanganan isu kesehatan prioritas seperti menekan angka stunting.
Meski telah mendapat suntikan amunisi baru, Sutjidra tak memungkiri bahwa Buleleng masih memerlukan ketersediaan tenaga aparatur yang handal, terutama lulusan pamong praja dan tenaga teknis daerah.
”Jujur kami masih sangat kekurangan tenaga-tenaga ahli seperti lulusan IPDN. Karena banyaknya pegawai senior yang pensiun berturut-turut, kami sempat kesulitan mengisi kekosongan karena kuota pengangkatan dari pusat memang sangat terbatas,” aku politisi PDI Perjuangan tersebut.
Pemkab Buleleng kini berharap usulan 400 formasi ASN tersebut dapat disetujui secara maksimal oleh Kementerian PANRB agar kualitas pelayanan publik tidak terkendala. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng