Cegah Pungli dan Main Mata, Sutjidra Tegaskan Pelayanan Perizinan Buleleng Wajib Digital

Eka Prasetya • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:26 WIB
BAHAS PERIZINAN: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra. (Pemkab Buleleng)
BAHAS PERIZINAN: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng terus memperketat transparansi dan efisiensi dalam penyelenggaraan pelayanan perizinan guna membangun iklim investasi yang sehat dan kondusif di kawasan Bali utara.

Penerapan sistem perizinan berbasis digital ditekankan menjadi kunci utama untuk memangkas birokrasi, mempercepat proses, sekaligus menutup celah potensi penyimpangan maupun praktik pungutan liar (pungli).

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat ditemui usai menghadiri kegiatan Konsolidasi dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Buleleng di Ruang Unit IV Setda Kabupaten Buleleng, Kamis (15/10/2026).

Sutjidra menjelaskan bahwa digitalisasi pelayanan mutlak diterapkan pada sektor-sektor krusial, seperti tata ruang, pertanahan, hingga izin mendirikan bangunan. 

Salah satu instrumen utamanya yakni pemanfaatan sistem Online Single Submission (OSS) secara konsisten di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.

Ia menekankan bahwa prinsip dasar sistem digital adalah menghilangkan interaksi tatap muka langsung antara pemohon izin dengan petugas pelayanan.

”Digitalisasi ini penting sekali. Kemudian dengan OSS, tidak ada lagi pertemuan antara yang mencari izin dengan petugas. Itu kuncinya. Tidak ada komunikasi. Kalau ada komunikasi, berarti ada sesuatu di belakangnya,” tegas Sutjidra, Kamis (15/10/2026).

Selain memperketat sistem digital, Sutjidra menaruh perhatian khusus pada pengawasan instansi yang menangani dokumen perizinan dasar. 

Di antaranya Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Meski memperketat aturan dan kepatuhan regulasi, Sutjidra memastikan Pemkab Buleleng tetap memberikan karpet merah bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya demi kemajuan ekonomi daerah.

”Kalau ada yang investasi besar, saya panggil langsung. Kita siapkan semuanya, kalau itu memang investasinya positif untuk Buleleng,” ujarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Perizinan Digital Buleleng OSS Buleleng bupati buleleng Nyoman Sutjidra