Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tabrak Lari Kembali Terjadi di Buleleng. Kali Ini Korbannya Ditinggal di Pinggir Jalan

Francelino Junior • Rabu, 27 Agustus 2025 | 22:31 WIB

 

KORBAN TABRAK LARI: Dua orang remaja yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Pupuan-Seririt. Mereka ditinggalkan di wilayah Desa Titab, Buleleng.
KORBAN TABRAK LARI: Dua orang remaja yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Pupuan-Seririt. Mereka ditinggalkan di wilayah Desa Titab, Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kecelakaan lalu lintas dengan modus tabrak lari kembali terjadi di Kabupaten Buleleng, Bali.

Kali ini tabrak lari terjadi di Jalan Raya Seririt–Pupuan KM 34,3, tepatnya di wilayah Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, Selasa (26/8/2025) sekitar pukul 17.30 Wita. 

Tragisnya, dua remaja korban kecelakaan malah dibiarkan begitu saja di pinggir jalan wilayah Desa Titab.

Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy DK 5800 VH yang dikendarai I Komang DJAY, 15, dengan penumpang Ketut DWS, 15. Keduanya merupakan warga Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu. 

Lawannya adalah mobil Suzuki Pick Up berwarna biru tua yang identitas pengemudinya belum diketahui. Namun diyakini mobil yang melakukan tabrak lari menggunakan nomor polisi DK 8071 BC.

Awalnya, Komang DJAY dan Ketut DWS melaju dari arah Pupuan menuju Seririt. Jalanan lurus, datar, dan kering. 

Namun, saat tiba di lokasi, mobil pick up yang berada di depannya tiba-tiba melakukan putar balik mendadak. 

Motor Scoopy yang ditunggangi dua remaja itu tidak mampu menghindar dan langsung menabrak bagian belakang mobil.

”Karena kelalaian dan kurang hati-hatinya pengendara Suzuki Pick Up yang tiba-tiba berputar balik, sehingga menyebabkan terjadi laka lantas,” jelas Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Rabu (27/8/2025).

Benturan keras membuat DJAY mengalami patah tulang paha, sementara DWS menderita luka di bagian bibir. 

Keduanya diketahui tidak mengenakan helm saat kejadian. Sepeda motor mereka pun ringsek di bagian depan.

Pengemudi pick up sempat menunjukkan gelagat baik. Ia menaikkan para korban ke bak mobil, seolah hendak membawa korban ke puskesmas.

Ironisnya, bukannya dibawa ke puskesmas atau rumah sakit, pengemudi pick up justru menurunkan kedua korban di jalan sepi wilayah Desa Titab. 

Warga yang melihat gelagat mencurigakan itu kaget karena dua remaja yang luka parah dibiarkan tergeletak begitu saja.

Aksi tersebut sempat direkam warga dan videonya viral di media sosial. Berkat bantuan warga sekitar, Deva dan Dendi akhirnya dilarikan ke RS Kertha Usada untuk mendapat perawatan medis.

”Kedua korban saat ini masih dalam perawatan di RS Kertha Usada,” imbuh Iptu Yohana.

Polisi juga masih mencari keberadaan pengemudi yang tidak bertanggung jawab dalam peristiwa kecelakaan tersebut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pick up #bali #busungbiu #sepeda motor #mobil #puskesmas #kecelakaan #pupuan #lalu lintas #jalan raya #buleleng #tabrak lari