Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Alit Kelakan Minta BUMDes dan BUPDA jadi Pangkalan LPG. Permudah Akses Masyarakat Beli Gas

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 12 Februari 2025 | 21:27 WIB

 

KOSONG: Salah seorang karyawan mengatur tabung gas LPG 3 kilogram yang kosong.
KOSONG: Salah seorang karyawan mengatur tabung gas LPG 3 kilogram yang kosong.

RadarBuleleng.id - Anggota DPR RI asal Bali, IGN Kesuma Kelakan mendorong agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Baga Utsaha Padruen Desa Adat (BUPDA) bisa menjadi penyalur gas LPG 3 kg.

Dengan melibatkan BUMDes dan BUPDA sebagai pangkalan LPG, maka masyarakat lebih mudah mengakses pembelian gas bersubsidi.

Pria yang akrab disapa Alit Kelakan menyebut, pelibatan BUMDes dan BUPDA sebagai pangkalan, akan lebih memudahkan masyarakat mengakses gas LPG bersubsidi.

Bila ada masyarakat yang bingung lokasi pangkalan di desanya, mereka cukup datang ke BUMDes maupun BUPDA.

Selain itu, dengan melibatkan BUMDes dan BUPDA, diyakini penyaluran subsidi bisa lebih tepat sasaran. 

”Supaya subsidi Rp 87 triliun ke masyarakat sesuai kriteria yang layak menerima tepat sasaran. Bagaimana mendekatkan masyarakat, memudahkan akses,” ungkap politisi PDIP tersebut. 

Lebih lanjut Alit meminta Pertamina supaya peredaran dan penjualan gas melon normal kembali. 

Pihaknya memberi target minggu ini gejolak sudah reda. Tidak ada lagi warga Bali susah mencari gas Elpiji 3 kg.

Sementara itu, Area Manager Communication Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatim Bali Nusa Tenggara, Ahad Rahedi menyatakan Pertamina siap mendukung kebijakan dari pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat dan negara.

”Apapun kebijakan  pemerintah daerah kami dukung yang  penting baik  masyarakat dan negara,” ucap Ahad. 

Ia juga mendukung usul menjadikan BUMDes dan BUPDA sebagai pangkalan penyalur gas LPG.

Ia mempersilahkan BUMDes dan BUPDA mengajukan izin sebagai pangkalan resmi. BUMDes dan BUPDA juga dipersilahkan menyiapkan modal untuk pembelian tabung dan lokasi yang representatif.

”Perizinan di Pertamina dan  agen tidak ada biaya sama sekali. Memang perlu tempat dan alat-alat keselamatan,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #lpg #dpr ri #BUPDA #alit kelakan #Desa adat #gas lpg 3 kg #bumdes