RadarBuleleng.id - Direktur Utama PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo mengklaim pendanaan proyek Bandara Bali Utara telah aman sepenuhnya.
Pernyataan ini sekaligus menjawab keraguan Gubernur Bali, Wayan Koster, terkait sumber dana untuk pembangunan megaproyek tersebut.
Menurut Erwanto, komitmen pendanaan telah diamankan sejak akhir 2024, dengan dukungan investasi dari perusahaan asal Tiongkok.
“Barangkali Pak Gubernur belum sempat mengikuti update berita terakhir. Tahun lalu, kami sudah teken pembiayaan senilai 3 miliar USD di KBRI Beijing bersama ChangYe Construction Group, Co. Ltd,” ujarnya.
Erwanto menyebut secara pribadi, Koster mendukung rencana pembangunan bandara. Hal itu ditunjukkan dengan kehadiran perwakilan Pemprov Bali dalam kunjungan Menteri Koordinator (Menko) ke Bali beberapa waktu lalu.
“Pak Gubernur mengirim Kadis Pemberdayaan Masyarakat untuk mewakili beliau saat Menko Cak Imin hadir dan bertemu kami di Puri Agung Blahbatuh,” beber Erwanto.
Dalam pertemuan itu, jajaran PT BIBU memaparkan langsung rencana pembangunan bandara kepada Menko dan disaksikan oleh tokoh masyarakat serta para penglingsir puri.
Erwanto mengungkapkan bahwa pihaknya kini hanya menunggu pengumuman lokasi (Penlok) dari Kementerian Perhubungan sebagai tahap akhir sebelum proses ground breaking.
“Saya tidak mau mendahului kehendak Tuhan, tapi secara teknis semuanya sudah siap. Penlok sedang dalam proses finalisasi oleh Kemenhub, tinggal tunggu waktu pengumuman ground breaking,” tegasnya.
Erwanto pun memastikan tidak ada hambatan berarti yang dapat menghalangi realisasi pembangunan bandara tersebut.
“Semua sudah on the track. Tidak ada kendala lagi. Ini pesan langsung dari Presiden Prabowo bahwa bandara ini harus jadi. Dana juga sudah aman, minimal 3 miliar dolar AS,” tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya