Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bandara Ngurah Rai Layani 24,1 Juta Penumpang Sepanjang 2025, Dominasi Penerbangan Internasional

Marsellus Pampur • Selasa, 13 Januari 2026 | 16:02 WIB

 

RAMAI: Suasana di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai Denpasar.
RAMAI: Suasana di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai Denpasar.

RadarBuleleng.id – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat kinerja impresif sepanjang 2025. 

Total sebanyak 24,12 juta penumpang dilayani selama setahun, dengan mayoritas merupakan pelaku perjalanan internasional.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 15,17 penumpang atau sekitar 63 persen merupakan penumpang penerbangan internasional. Sementara 8,94 juta penumpang lainnya, atau 37 persen, berasal dari penerbangan domestik.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati menjelaskan, secara rata-rata pergerakan penumpang di bandara satu-satunya di Bali itu mencapai sekitar dua juta orang per bulan. Jika dirata-ratakan per hari, jumlahnya setara dengan sekitar 66.000 pergerakan penumpang.

“Angka ini merupakan akumulasi dari pergerakan kedatangan dan keberangkatan, baik penerbangan domestik maupun internasional,” ujar Nugroho Jati, Senin (12/1/2026).

Berdasarkan sebaran rute penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng masih menjadi tujuan dengan jumlah penumpang terbanyak, yakni mencapai 4,23 juta penumpang. 

Posisi berikutnya ditempati Singapura dengan 2,69 juta penumpang, Kuala Lumpur 1,76 juta penumpang, Surabaya 1,31 juta penumpang, serta Melbourne sebanyak 1,15 juta penumpang.

Dari sisi distribusi pergerakan, puncak trafik penumpang sepanjang 2025 terjadi pada Juli. 

Pada bulan tersebut, total pergerakan penumpang mencapai 2,3 juta orang atau rata-rata 76.005 penumpang per hari.

Pada periode yang sama, jumlah kedatangan penumpang juga mencatatkan angka tertinggi, yakni 1,18 juta orang. Jumlah itu terdiri atas 741.213 penumpang internasional atau 63 persen, serta 440.729 penumpang domestik atau 37 persen.

“Tingginya trafik pada bulan Juli sejalan dengan musim puncak libur musim panas dan libur sekolah, yang mendorong peningkatan mobilitas wisatawan dan masyarakat menuju Bali,” jelasnya.

Seiring meningkatnya pergerakan penumpang, trafik pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai sepanjang 2025 juga mengalami lonjakan signifikan. 

Tercatat sebanyak 143.312 pergerakan pesawat, yang terdiri atas 78.222 penerbangan internasional atau 55 persen, serta 65.090 penerbangan domestik atau 45 persen.

Sepanjang tahun lalu, Bandara Ngurah Rai juga mencatat aktivasi 13 rute internasional baru. 

Beberapa di antaranya merupakan rute perdana yang sebelumnya belum pernah dilayani, seperti Newcastle di Australia, Cheongju di Korea Selatan, Saigon di Vietnam, serta Sichuan di Tiongkok.

Sementara itu, data dari Kantor Imigrasi Ngurah Rai mencatat sebanyak 7,1 juta warga negara asing (WNA) masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai selama periode Januari hingga Desember 2025.

WNA pemegang paspor Australia masih mendominasi kedatangan dengan jumlah mencapai 1,67 juta orang atau sekitar 23 persen dari total kedatangan. 

Disusul WNA asal India dengan hampir 584 ribu orang, dan posisi ketiga ditempati warga negara Republik Rakyat Cina sebanyak 560 ribu orang. 

Selain penumpang, layanan kargo juga menunjukkan tren positif. “Berbanding lurus dengan trafik penumpang dan pesawat, layanan kargo pada 2025 didominasi kargo internasional sebesar 78,5 ribu ton atau 72 persen, serta sekitar 30 ribu ton kargo domestik. Total produksi kargo mencapai 108 ribu ton dalam setahun,” tandas Nugroho. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#internasional #bandara #penumpang #penerbangan #domestik #ngurah rai