Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kepala Staf Kepresidenan: Bawang Gerokgak Jadi Penopang MBG

Francelino Junior • Kamis, 9 April 2026 | 09:55 WIB
LIHAT KEBUN BAWANG: Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari (tengah) saat melihat kebun bawang di Desa Sumberkima, Buleleng, Qodari menyatakan bawang Buleleng menjadi salah satu penopang program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Pemkab Buleleng)
LIHAT KEBUN BAWANG: Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari (tengah) saat melihat kebun bawang di Desa Sumberkima, Buleleng, Qodari menyatakan bawang Buleleng menjadi salah satu penopang program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Produksi bawang di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, mulai dilirik sebagai salah satu penopang program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Sumberkima, Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung sentra produksi bawang sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal. 

Dalam kesempatan itu, Qodari juga berdialog dengan para petani guna menyerap berbagai persoalan di lapangan, mulai dari biaya produksi, tata niaga, hingga tantangan pasca panen seperti ketersediaan bibit dan fluktuasi harga.

”Tidak hanya berperan sebagai petani atau produsen, tetapi juga sebagai penopang utama stabilitas pangan dan bagian penting dari rantai pasok pangan nasional,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya keterkaitan antara produksi pertanian di tingkat desa dengan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. 

Menurutnya, kontribusi petani tidak berhenti pada produksi semata, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah, termasuk MBG.

Buleleng dinilai memiliki posisi strategis sebagai salah satu basis pertanian di Bali. Dengan karakteristik wilayah nyegara gunung, daerah ini memungkinkan pengembangan sektor pertanian di dataran tinggi maupun rendah. 

Berbagai komoditas hortikultura pun terus dikembangkan, termasuk bawang sebagai komoditas unggulan.

”Peran ini sangat strategis, termasuk dalam mendukung program MBG. Perlu dikawal bersama agar produktivitas pertanian, khususnya bawang merah di Buleleng, bisa terus meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Pemkab Buleleng terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui pendampingan teknis kepada petani serta fasilitasi akses permodalan. 

Selain itu, dukungan sarana dan prasarana juga diusulkan, seperti bantuan traktor, mengingat sebagian besar lahan di Gerokgak merupakan lahan kering.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Buleleng, Gede Melandrat, menyebut pihaknya telah menyiapkan berbagai data dan skema penguatan kawasan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian ke depan.

”Kami telah menyiapkan data serta skema penguatan kawasan untuk mendukung pengembangan lebih lanjut,” katanya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#Makan Bergizi Gratis #Mbg #pertanian #buleleng #bawang