Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Berdayakan UMKM, Pemkab Buleleng Siapkan 12 Paket Pelatihan. Dari Produksi hingga Digital Marketing

Eka Prasetya • Kamis, 7 Mei 2026 | 10:26 WIB
PELATIHAN: Proses pelatihan kepada para pelaku UMKM di Buleleng. (Pemkab Buleleng)
PELATIHAN: Proses pelatihan kepada para pelaku UMKM di Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng terus memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menyiapkan 12 paket pelatihan kewirausahaan sepanjang tahun 2026. 

Program tersebut menyasar pelaku UMKM hingga masyarakat berpenghasilan rendah sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Dagerin) Buleleng, Dewa Made Sudiarta, menjelaskan pelatihan yang disiapkan tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga mencakup penguatan manajemen usaha dan pemasaran berbasis digital.

“Dalam satu tahun ini ada 12 paket pelatihan, mulai dari proses produksi, kelas bisnis, bakery, pelatihan digital, hingga pendampingan manajerial UMKM,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, program ini juga dirancang tepat sasaran dengan menyasar keluarga berpenghasilan rendah yang datanya mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Dengan pendekatan tersebut, pelatihan diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Salah satu kegiatan yang telah berjalan adalah pelatihan olahan pangan yang diikuti 31 peserta dari kalangan UMKM dan masyarakat berpenghasilan rendah. 

Dalam pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan untuk membuka atau mengembangkan usaha.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari pelaku usaha Rumah Roti, yakni Dwi Mulyati, yang didampingi Cahyadhi Dwi Prasetyo. 

Usaha tersebut dikenal aktif memproduksi aneka roti dan kue, sekaligus berperan dalam pembinaan UMKM serta mendukung penyediaan produk pangan untuk kebutuhan dapur program MBG.

Selain itu, peserta juga didorong untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk berbasis pangan lokal agar memiliki daya saing di pasar.

Untuk memperluas jangkauan program, Dinas Dagperinkop UKM Buleleng mulai menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti perguruan tinggi, sektor perbankan, hingga BPJS Ketenagakerjaan.

Ke depan, pelatihan juga direncanakan dilaksanakan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) sebagai ruang inkubasi UMKM. 

Dengan skema kolaborasi ini, pemerintah berharap lebih banyak pelaku usaha yang dapat terfasilitasi dan mampu berkembang secara berkelanjutan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#Mbg #pelatihan #umkm #buleleng #ekonomi