SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra menegaskan koperasi harus bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar koperasi tetap menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mampu bersaing di era digital.
Pesan itu disampaikan Sutjidra saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 di Gedung Sasana Budaya, Jumat (24/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh insan koperasi menjadikan Hari Koperasi sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan tata kelola organisasi, serta memperluas manfaat koperasi bagi masyarakat.
Sutjidra mengungkapkan, Kabupaten Buleleng memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi berbasis koperasi.
Saat ini terdapat 573 koperasi yang aktif, termasuk 148 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional.
"Seluruh koperasi tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan, saling melengkapi dan saling menguatkan. Pemerintah Kabupaten Buleleng juga berkomitmen mendukung penguatan koperasi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan tata kelola organisasi, serta pengembangan usaha yang profesional," ujarnya.
Ia menekankan, sudah saatnya koperasi meninggalkan stigma sebagai organisasi yang lamban dan tertinggal. Sebaliknya, koperasi harus berani memanfaatkan teknologi digital, mulai dari sistem pembayaran modern hingga pemasaran melalui platform digital.
Menurut Sutjidra, transformasi tersebut akan membuka peluang koperasi menjangkau lebih banyak anggota, termasuk generasi muda, petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum.
Dengan demikian, koperasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada gerakan koperasi yang telah menyukseskan rangkaian Hari Koperasi ke-79.
Ia berharap semangat kolaborasi yang terbangun mampu memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Buleleng, Nengah Tenaya, mengatakan peringatan Hari Koperasi bukan sekadar agenda seremonial.
Momentum tersebut juga menjadi ajang memperkuat sinergi antara gerakan koperasi dengan pemerintah, BUMN, BUMD, serta pelaku usaha.
Mengusung tema "Koperasi Bangkit, Indonesia Sejahtera", Dekopinda menegaskan pentingnya transformasi digital, penguatan kelembagaan, dan peningkatan daya saing agar koperasi mampu menjawab tantangan ekonomi modern.
"Kami berharap sinergi ini semakin memperkuat eksistensi koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung terwujudnya koperasi yang modern, mandiri, dan berdaya saing di Kabupaten Buleleng," pungkasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng