Gelar Seminar, WMS Dorong Generasi Muda Buleleng Kenali Potensi Diri

Francelino Junior • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 20:39 WIB
SEMINAR: Suasana seminar yang digelar Wirausaha Muda Singaraja (WMS) di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Buleleng. (Pemkab Buleleng)
SEMINAR: Suasana seminar yang digelar Wirausaha Muda Singaraja (WMS) di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kesuksesan dalam berwirausaha tidak selalu berawal dari modal besar. Ada proses yang lebih mendasar, yakni keberanian mengenali potensi diri, memahami kelemahan, dan menentukan arah yang ingin dituju.

Pesan tersebut mengemuka dalam seminar “From Zero to Hero” yang digelar Wirausaha Muda Singaraja (WMS) di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Kabupaten Buleleng beberapa waktu lalu. 

Mengusung tema “Bangkit Ketika Mengenal Siapa Dirimu”, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar sekaligus refleksi bagi pelaku usaha, calon entrepreneur, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Seminar tersebut dihadiri Ketua Umum WMS Gede Pasek Reksa Saputra, Ketua Umum HIPMI Buleleng, Ketua DPK APINDO Kabupaten Buleleng, Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf) Buleleng, serta sejumlah perwakilan asosiasi di Kabupaten Buleleng.

Bukan sekadar membicarakan strategi bisnis, seminar ini mengajak peserta melihat kembali satu hal yang kerap luput dalam perjalanan membangun usaha, yakni mengenali diri sendiri. 

Kesadaran terhadap potensi dan karakter pribadi dinilai menjadi fondasi penting sebelum seseorang menentukan langkah dalam bisnis maupun kehidupan.

Founder SBA Komunitas, Jro Esaputra, hadir sebagai narasumber. Sebagai “Soul Being Awareness Coach”, Esaputra mengajak peserta memahami bahwa perjalanan menuju kehidupan yang lebih bermakna tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh sejauh mana seseorang mengenal dirinya.

Pengalaman Esaputra sebagai entrepreneur, professional market analyst, author, dan speaker turut memperkaya materi yang disampaikan. 

Pendekatan yang memadukan pengembangan karakter, kepemimpinan, dan strategi bisnis membuat peserta tidak hanya mendapatkan motivasi, tetapi juga wawasan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan maupun pengembangan usaha.

Ketua Umum WMS, Gede Pasek Reksa Saputra mengatakan perjalanan menuju kesuksesan sejatinya dimulai dari dalam diri. 

Kesuksesan tidak semata-mata diukur dari pencapaian materi, melainkan dari kemampuan seseorang mengembangkan potensi yang dimiliki agar memberikan manfaat bagi kehidupan.

“Proses menjadi pribadi yang sukses adalah perjalanan yang dimulai dari dalam diri. Kesuksesan bukanlah tujuan akhir. Kesuksesan adalah kemampuan mengubah potensi yang Tuhan titipkan menjadi manfaat bagi kehidupan,” ucap Pasek.

Menurut Pasek, penguatan karakter menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kewirausahaan di Buleleng. 

Sebab, menjadi entrepreneur tidak cukup hanya dengan kemampuan mengelola bisnis. 

Pelaku usaha juga dituntut mampu mengendalikan emosi, mengambil keputusan secara tepat, menghadapi tekanan, serta bangkit ketika mengalami kegagalan.

Melalui seminar tersebut, WMS ingin membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda Buleleng untuk berkembang, bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai individu yang memiliki karakter kuat dan kesadaran terhadap potensi dirinya.

Pasek berharap seminar dapat menjadi titik awal bagi peserta untuk berani keluar dari zona nyaman. 

Setiap orang, kata dia, memiliki peluang untuk memulai dari keterbatasan dan bertumbuh menjadi pribadi yang mampu menginspirasi serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
seminar komunitas buleleng wirausaha