SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pesta rakyat Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi berakhir dengan catatan spektakuler. Enam hari digelar sejak Selasa (18/8/2026) hingga penutupan pada Minggu (23/8/2026), perputaran uang di arena festival melesat tajam menembus angka Rp 4,31 miliar.
Capaian fantastis ini dihasilkan oleh 105 UMKM lokal yang terbagi di tiga zona utama, mencakup sektor kriya, kuliner khas, olahan pangan, hingga produk fashion.
Berdasarkan data panitia, tren belanja pengunjung terus menunjukkan kurva menanjak saban harinya. Pada hari pertama, transaksi tercatat sebesar Rp 337,3 juta, lalu melonjak berturut-turut hingga menyentuh Rp 903,8 juta pada hari kelima.
Puncaknya terjadi pada malam penutupan (23/8/2026), di mana perputaran uang melesat hingga Rp1,22 miliar dalam sehari.
Zonasi kuliner modern kreatif di kawasan Jalan Veteran tengah dan halaman Kantor DPRD Buleleng menjadi penyumbang omzet terbesar pada hari terakhir dengan nilai mencapai Rp518,6 juta.
Sektor kuliner tradisional di kawasan Jalan Veteran timur, Sasana Budaya, dan Soenda Ketjil menyusul di posisi kedua dengan raihan Rp 346,9 juta.
Sementara itu, galeri kerajinan dan fashion menyumbang Rp 183,4 juta, stan pangan-herbal meraup Rp 125 juta, serta kuliner desa adat di areal TMP Curastana membukukan transaksi Rp 49,6 juta.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengapresiasi tinggi dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh para pelaku usaha lokal selama ajang Bulfest berlangsung.
”Selama enam hari ini, telah terpancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah. Bulfest membuka ruang seluas-luasnya bagi UMKM untuk menampilkan produk kreatif dan kuliner khas Buleleng, sekaligus memperkuat jaringan pasar,” ujar Sutjidra.
Ia menambahkan, Bulfest berhasil mempertemukan tradisi dan inovasi modern sehingga kebudayaan Buleleng tetap hidup dan relevan bagi generasi muda. Pemkab Buleleng pun berkomitmen untuk terus menggulirkan program berpihak bagi para pelaku seni dan UMKM.
”Semoga hasil dan semangat festival ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Buleleng,” pungkasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng