Imbas Erupsi Anak Krakatau, Tiket Bus Bali-Jakarta Ludes

Ni Kadek Novi Febriani • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 13:57 WIB
RAMAI PENUMPANG: Suasana di Pool PO. Gunung Harta yang berada di kawasan Ubung, Denpasar. (Ni Kadek Novi Febriani/Radar Bali)
RAMAI PENUMPANG: Suasana di Pool PO. Gunung Harta yang berada di kawasan Ubung, Denpasar. (Ni Kadek Novi Febriani/Radar Bali)

 

RadarBuleleng.id – Buntut pembatalan sejumlah jadwal penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau memicu lonjakan penumpang pada moda transportasi darat. 

Tiket bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) rute Denpasar menuju Jakarta dilaporkan ludes terjual hingga tiga hari kedepan.

Pantauan di loket Perusahaan Otobus (PO) Gunung Harta, Jalan Cokroaminoto, Denpasar, menunjukkan antrean calon penumpang yang membludak. 

Lonjakan terbilang tidak biasa mengingat saat ini bukan merupakan periode libur panjang maupun hari raya.

Petugas tiket PO Gunung Harta, Ni Luh Putu Widyani, menyebut seluruh armada keberangkatan menuju ibu kota telah terisi penuh akibat tingginya permintaan mendadak.

"Hari ini sudah penuh semua bus yang berangkat. Untuk besok dan tiga hari kedepan rute Jakarta juga sudah full. Banyak calon penumpang yang mencari tiket secara mendadak karena penerbangan ditutup," ungkap Widyani, Selasa (8/9/2026).

Tiket rute Bali–Jakarta sendiri dibanderol mulai dari Rp 600 ribu untuk kelas reguler, Rp 620 ribu kelas eksekutif, hingga Rp 700 ribu untuk kelas sleeper. 

Varian reguler dan eksekutif menjadi opsi paling memburu oleh para penumpang yang terdampak kendala penerbangan.

Kendati permintaan melonjak tajam, pihak pengelola memastikan tidak menambah jumlah armada. 

Langkah tersebut diambil guna menghindari dampak kemacetan parah di Pelabuhan Ketapang akibat adanya perbaikan dermaga, yang kerap memicu keterlambatan bus hingga 7 sampai 10 jam.

"Kami tidak menambah armada untuk menghindari pembengkakan biaya operasional dan keterlambatan parah. Saat ini kami menyiasati operasional dengan memutar balik armada yang ada di pool Denpasar agar jadwal keberangkatan empat bus per hari tetap terlayani," tambahnya.

Setiap harinya, PO Gunung Harta mengoperasikan empat armada menuju Jakarta dengan kapasitas 30 hingga 36 penumpang per bus. 

Tingginya antusiasme masyarakat membuat pihak agen terpaksa menolak calon penumpang baru karena seluruh kursi telah habis terpesan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Berita Bali Hari Ini Transportasi Bali Erupsi Gunung Anak Krakatau Tiket Bus Bali Jakarta PO Gunung Harta