SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Langkah strategis mendorong UMKM lokal naik kelas terus digencarkan Pemkab Buleleng.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Buleleng, sebanyak 30 pelaku UMKM dipertemukan langsung dengan pengelola usaha besar dan ritel modern dalam ajang business matchmaking, Rabu (9/9/2026) lalu.
Dalam temu bisnis tersebut, puluhan UMKM lokal berkesempatan memaparkan produk unggulan mereka di hadapan manajemen KSA Toserba, Artasedana Singaraja, Cahaya Baru, hingga PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Bali.
Kepala DPMPTSP Buleleng, Gede Ngurah Dharma Seputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi jembatan konkret agar produk olahan dan kerajinan Buleleng mampu menembus rak-rak penjualan jaringan ritel berjejaring.
"Melalui skema kemitraan ini, produk unggulan UMKM lokal tidak hanya dikenalkan, tetapi langsung mendapatkan ruang pasar yang lebih luas di jaringan ritel besar. Target utama kita adalah membuat UMKM Buleleng makin berkembang dan betul-betul naik kelas," tegas Ngurah Dharma, Kamis (10/9/2026).
Tak sekadar diskusi, ajang tersebut juga dibekali edukasi pemenuhan standar kelayakan serta keamanan pangan dari BPOM Kabupaten Buleleng guna memastikan kualitas produk sesuai standar pabrikan.
Sesi negosiasi bisnis secara langsung pun membuahkan hasil manis. Pertemuan tersebut ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama pemasaran antara para pelaku UMKM dengan pihak ritel besar, membuka keran distribusi baru bagi produk-produk lokal Buleleng. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng