Opsen PKB dan BBNKB Tembus Rp65,44 Miliar, Buleleng Buka Peluang Naikkan Target di APBD Perubahan

Eka Prasetya • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 09:41 WIB
SAMSAT DRIVE THRU: Suasana pelayanan  samsat  drive thru di Kantor Samsat Buleleng. (Francelino Junior/Radar Buleleng)
SAMSAT DRIVE THRU: Suasana pelayanan samsat drive thru di Kantor Samsat Buleleng. (Francelino Junior/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Tren positif penerimaan pajak kendaraan terus mengalir ke kas daerah. 

Hingga 20 Agustus 2026, realisasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Kabupaten Buleleng sukses menembus angka Rp 65,44 miliar.

Capaian yang melampaui separuh target tahunan ini membuka sinyal hijau bagi Pemkab Buleleng untuk menaikkan target pendapatan pada pembahasan APBD Perubahan 2026 mendatang.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa, membeberkan bahwa potensi penyesuaian target tersebut bakal dimatangkan bersama Bapenda Provinsi Bali sebelum ketok palu pada Oktober 2026.

"Penerimaan terus meningkat tiap bulan. Kami akan berkoordinasi intensif dengan Bapenda Provinsi Bali untuk mengkaji potensi kenaikan target di anggaran perubahan," terang Perang Wibawa.

Target total penerimaan opsen PKB dan BBNKB Buleleng pada APBD Induk 2026 dipasang pada angka Rp 130,75 miliar. Hingga pekan ketiga Agustus, realisasi rata-rata telah menyentuh 50,05 persen.

Adapun Opsen PKB telah terealisasi Rp 34,26 miliar atau 53,5 persen dari target Rp 64,04 miliar. Sementara opsen BBNKB mencapai Rp 31,18 miliar atau 46,7 persen dari target Rp 66,7 miliar.

Perang Wibawa menambahkan, performa semester I tahun 2026 ini tercatat lebih moncer ketimbang periode yang sama pada tahun 2025. Padahal, Pemprov Bali tahun ini tidak lagi mengucurkan program pemutihan pokok pajak.

Sebagai gantinya, pemerintah menerapkan kebijakan diskon pajak khusus bagi wajib pajak yang taat membayar pajak tepat waktu. Besaran insentif diskon tersebut dihitung berdasarkan kapasitas kubikasi mesin, dengan sasaran utama kendaraan di atas 200 CC.

"Melihat tren penerimaan sampai sekarang, memang ada peluang penyesuaian target ke atas. Namun, kami tetap memantau konsistensi realisasi harian hingga pembahasan APBD Perubahan dimulai," pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Pajak Kendaraan Buleleng Berita Buleleng Hari Ini Bapenda Buleleng Perang Wibawa APBD Perubahan Buleleng