Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Film Suka Duka Tawa Resmi Tayang, Sentuh Hati Orang Tua Lewat Tawa dan Luka Keluarga

Eka Prasetya • Kamis, 8 Januari 2026 | 15:59 WIB

 

FILM KELUARGA: Salah satu cuplikan dalam film Suka Duka Tawa.
FILM KELUARGA: Salah satu cuplikan dalam film Suka Duka Tawa.

RadarBuleleng.id - Setelah melalui proses panjang, film debut layar lebar sutradara Aco Tenriyagelli berjudul Suka Duka Tawa akhirnya resmi menghiasi bioskop Tanah Air mulai Kamis (8/1/2026).

Diproduksi BION Studios bersama Spasi Moving Image, film bergenre drama komedi keluarga ini langsung mencuri perhatian dan menjadi pilihan hiburan awal tahun bagi keluarga dan para orang tua.

Antusiasme tinggi terlihat bahkan sebelum penayangan resmi. Sehari sebelumnya, ratusan orang tua dari berbagai komunitas parenting memadati bioskop untuk menyaksikan kisah Tawa, seorang stand-up comedian perempuan yang diperankan Rachel Amanda. 

Film ini tak sekadar menyuguhkan komedi keluarga, tetapi juga mengajak penonton menyelami sisi emosional dalam dinamika pengasuhan.

Cerita Suka Duka Tawa berangkat dari luka masa kecil Tawa yang ditinggal ayahnya sejak kecil. Trauma itu terus membekas hingga ia dewasa. 

Melalui perjalanan Tawa menghadapi kenangan tersebut, film ini menyoroti pentingnya menurunkan ego, keberanian orang tua untuk meminta maaf kepada anak, serta komunikasi yang jujur—hal yang kerap dianggap tabu dalam budaya keluarga Indonesia.

Suasana bioskop pun dipenuhi haru. Para penonton memberikan testimoni jujur usai menyaksikan film tersebut.

“Sebagai orang tua, khususnya dari kacamata saya yang merupakan seorang ibu, rasanya menurunkan ego itu penting dan tentu harus bisa saling mendengar serta berkomunikasi. Bagian paling deep-nya lagi dari Suka Duka Tawa itu pas bagian karaokean karena tadi ada lagu Andre Hehanusa (Karena Kutahu Engkau Begitu),” ujar perwakilan Komunitas Ibu Punya Mimpi.

Nobar ini dihadiri berbagai komunitas parenting, di antaranya AyahASI, Ibu Punya Mimpi, KitabuIbu, Ibu2ID, Parentalk, dan Yayasan Ayah Hadir Indonesia. 

Mayoritas penonton mengaku merasa sangat dekat dengan konflik keluarga yang dihadirkan film, mulai dari kecanggungan berkomunikasi dengan anak hingga luka masa lalu yang terbawa hingga dewasa.

Tak hanya menyentuh para ibu, film ini juga memberi kejutan bagi penonton yang semula berekspektasi menyaksikan film komedi ringan.

“Sebelum nonton mikirnya lucu, tapi ternyata filmnya ada sedihnya juga. Aku kira akan banyak tertawa, tapi justru banyak bagian yang bikin terharu,” kata perwakilan Komunitas Ibu2ID.

Dari sudut pandang komunitas Parent Talk, Suka Duka Tawa menghadirkan kehangatan dan refleksi mendalam tentang peran orang tua dan anak.

“Filmnya bikin sadar kalau orang tua mungkin punya pilihan terbaik yang belum tentu baik buat anaknya. Sebaliknya, kita sebagai anak juga harus belajar memaafkan kondisi orang tua,” ujar perwakilan komunitas Parent Talk.

Sutradara Suka Duka Tawa, Aco Tenriyagelli, mengungkapkan bahwa film ini sangat personal dan lahir dari pengalaman hidupnya sendiri bersama sang ayah.

“Papaku dulu sangat ‘militer’ dan keras. Ada satu kejadian yang membekas dan menjadi luka buatku. Di satu titik, keinginanku berkeliling ke festival film dan berkarya justru lahir dari kemarahan dan dorongan untuk membuktikan diri,” kata Aco.

Ia menambahkan, melalui karakter Tawa, film ini berbicara tentang trauma masa kecil dan keinginan seorang anak untuk membuktikan diri saat dewasa.

“Ada pesan sederhana yang ingin disampaikan: mengakui kesalahan kepada anak itu tidak apa-apa,” imbuhnya.

Bergenre drama komedi keluarga, Suka Duka Tawa dibintangi Rachel Amanda, Teuku Rifnu Wikana, Marissa Anita, Bintang Emon, Gilang Bhaskara, Arif Brata, Enzy Storia, Myesha Lin, Nazira C. Noer, Mang Saswi, hingga Abdel Achrian. Film ini diproduseri Tersi Eva Ranti dan Ajish Dibyo.

Suka Duka Tawa diharapkan mampu merekatkan kembali hubungan keluarga melalui perjalanan memaafkan luka, menyembuhkan trauma, dan menemukan tawa bersama.

Pada hari pertama penayangan, Suka Duka Tawa diputar di lebih dari 1.000 show pada 333 layar di 327 bioskop di seluruh Indonesia, mulai dari jaringan Cinema XXI, CGV, Cinepolis, KCM, Sams Studio, NSC, hingga bioskop independen di berbagai daerah.

Sejumlah promo menarik juga ditawarkan, termasuk beli satu gratis satu tiket pada hari penayangan perdana. 

Tiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi Mtix-XXI, CGV, TIX ID, Cinepolis, serta laman resmi jaringan bioskop terkait. Pengguna BLU juga bisa menikmati harga spesial Rp15 ribu untuk penayangan di CGV dengan kuota terbatas.

Selain itu, jajaran pemeran Suka Duka Tawa dijadwalkan hadir dalam rangkaian cinema visit mulai Jumat (9/1/2026) esok. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#film #sutradara #Aco Tenriyagelli #drama komedi #BION Studios #keluarga #orang tua #bioskop #rachel amanda #trauma #penonton #Suka Duka Tawa #hiburan