GEROKGAK, RadarBuleleng.id – Para prajurit infanteri TNI Angkatan Darat memadati Pantai Sendang Pasir di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Mereka mengikuti penutupan latihan Yudha Wastu Pramuka yang melibatkan para prajurit TNI. Upacara itu ditutup Komandan Rindam IX/Udayana, Kolonel Inf Didit Hari Prasetyo Putro.
Upacara ini menjadi puncak dari perjalanan para siswa Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri TNI AD TA 2024. Mereka kini resmi menyandang status sebagai prajurit infanteri.
Dalam upacara tersebut, dilaksanakan prosesi pembaretan dan penyematan brevet Yudha Wastu Pramuka, yang menjadi simbol kehormatan yang melekat pada prajurit infanteri – pasukan garis depan yang dijuluki sebagai "Queen of the Battle."
Tradisi pembaretan bukan hanya seremoni semata. Ini adalah tanda pengakuan dan penghargaan tertinggi atas keberhasilan mereka dalam menuntaskan latihan fisik dan mental yang berat.
Brevet dan baret infanteri menandai kesiapan mereka untuk bertugas di berbagai medan tempur demi menjaga keutuhan NKRI.
Dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Danrindam, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Letjen TNI Iwan Setiawan menegaskan, latihan Yudha Wastu Pramuka membekali para prajurit dengan taktik dan teknik bertempur dalam berbagai kondisi medan dan cuaca ekstrem.
“Infanteri adalah pelopor dalam setiap pertempuran. Sejarah mencatat, prajurit infanteri kerap memenangkan pertempuran yang menentukan masa depan bangsa,” ujar Danpussenif dalam amanatnya.
Upacara juga dihadiri oleh jajaran pejabat Rindam IX/Udayana, termasuk para Kabag, Katim, Kadep, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang X Rindam PD IX/Udayana, Ny. Ina Didit Hari, dan para pengurus lainnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya