Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Polisi Berhasil Tangkap Sopir Truk Maut di Gerokgak. Sempat Berdalih jadi Kernet

Eka Prasetya • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:14 WIB

 

KECELAKAAN MAUT: Polisi melakukan olah TKP lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk. Kecelakaan itu mengakibatkan ibu dan anak tewas.
KECELAKAAN MAUT: Polisi melakukan olah TKP lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk. Kecelakaan itu mengakibatkan ibu dan anak tewas.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Polisi berhasil menangkap sopir truk maut yang menabrak ibu dan anak di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, kawasan Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Sang sopir truk berhasil mengecoh polisi dan berpura-pura menjadi kernet. Bahkan sempat menyebut bahwa si sopir kabur setelah terlibat kecelakaan.

Fakta itu diungkap Kapolsek Gerokgak, Kompol Made Derawi kepada wartawan pada Sabtu (30/8/2025) siang.

Sopir truk maut itu diketahui bernama I Gusti Ngurah Surya Antara, 43, warga Desa Berangbang, Kabupaten Jembrana, Bali.

Menurut Derawi, saat peristiwa kecelakaan terjadi, sang sopir keluar dari pintu sebelah kiri yang notabene pintu untuk penumpang.

Alhasil saksi dan masyarakat yang saat itu berada di sekitar tempat kejadian, menduga bahwa Surya Antara merupakan kernet truk.

Baca Juga: Undiksha Kenalkan STEM Corner, Ubah Cara Belajar Matematika dan IPA Jadi Lebih Menyenangkan

Saat polisi melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, dia juga bersikeras mengaku sebagai kernet truk. Bahkan ia sempat menyebut jika sopir truk kabur setelah kejadian.

Diduga kuat ia berusaha mengelabui polisi dan masyarakat sekitar untuk menghindari amuk massa di lokasi kejadian.

Setelah kejadian, polisi sempat melakukan penyisiran di sekitar TKP. Namun tidak menemukan adanya tanda-tanda pria yang kabur. Baik ke arah barat TKP maupun ke arah timur.

Polisi kemudian melakukan interogasi terhadap Surya Antara. “Setelah diinterogasi lebih dalam, baru dia mengaku kalau memang dia sopir truknya. Jadi pengakuan awal yang mengaku sebagai kernet, tidak benar,” kata Derawi.

Terkait pemicu insiden kecelakaan, Derawi mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih memerlukan waktu, termasuk mengecek kelayakan kendaraan.

“Apakah karena faktor kendaraan atau human error, itu perlu penyelidikan lebih lanjut. Kami akan tetap koordinasi dengan Satuan Lantas Polres Buleleng,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah truk dengan nomor polisi DK 8011 KN memicu kecelakaan beruntun di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.

Truk dengan stiker jolly roger di bagian bak itu melaju dari arah Gilimanuk ke Singaraja. Sampai di lokasi kejadian, truk yang seharusnya berbelok di jalur tikungan, justru melaju lurus hingga masuk lajur berlawanan.

Dampaknya truk menabrak sebuah sepeda motor DK 6972 FBV yang dikemudikan ibu dan anak, serta menabrak sebuah mobil DK 1412 CZ yang datang dari arah Singaraja.

Akibatnya ibu dan anak, yakni Ni Putu Dewi Ayu Purnami, 28, dan Gede Denta Putra Mahendra, 8, tewas di lokasi kejadian karena mengalami cedera kepala berat. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Banyupoh #tkp #truk #gerokgak #jembrana #penumpang #olah tkp #sopir #kernet #buleleng #sopir truk #polisi