Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

ABK Kapal Hilang di Perairan Banyuwedang Buleleng, Speed Boat Ditemukan Terdampar

Francelino Junior • Kamis, 2 Juli 2026 | 07:42 WIB
PENCARIAN: Proses pencarian terhadap seorang ABK yang dilaporkan hilang di perairan Banyuwedang, Buleleng. (Kantor SAR Denpasar)
PENCARIAN: Proses pencarian terhadap seorang ABK yang dilaporkan hilang di perairan Banyuwedang, Buleleng. (Kantor SAR Denpasar)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Turmalin 384310 dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut di kawasan Pantai Pasir Putih Banyuwedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. 

Hingga Selasa (30/6/2026) sore, korban masih belum ditemukan meski tim SAR gabungan telah melakukan pencarian melalui jalur laut, darat, hingga penyelaman.

Korban diketahui berinisial RTK, 17, warga Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor SAR Denpasar, sebelum dinyatakan hilang korban sempat meninggalkan Kapal Turmalin 384310 pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 21.00 WITA. 

Saat itu, korban menuju Pantai Pasir Putih Banyuwedang menggunakan sebuah speed boat berwarna oranye. Korban diduga kuat dalam pengaruh minuman beralkohol.

Beberapa jam kemudian, korban diduga hendak kembali menuju kapal. Namun hingga Selasa siang, ia tak kunjung tiba di atas kapal. 

Warga kemudian menemukan speed boat yang digunakannya dalam kondisi terdampar di pesisir pantai tanpa ada tanda-tanda keberadaan korban.

Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian secara mandiri. Karena tidak membuahkan hasil, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor SAR Denpasar.

Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan laporan diterima petugas siaga pada Selasa pukul 06.40 WITA. 

Tak lama berselang, tujuh orang personel dari Pos SAR Buleleng langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

"Informasinya kami terima hari ini pada pukul 06.40 WITA dan segera diberangkatkan 7 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menuju lokasi kejadian," jelas Sidakarya.

Operasi pencarian pertama dimulai sekitar pukul 07.50 WITA menggunakan satu unit rubber boat. Selama sekitar tiga jam penyisiran di perairan, korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada pukul 13.20 WITA. Tim SAR gabungan mengerahkan satu unit rubber boat yang diawaki enam personel serta satu unit sekoci kapal dengan empat personel.

Selain menyisir permukaan laut, tim juga melakukan pencarian bawah air menggunakan metode snorkeling dan diving. Dengan jarak pandang di bawah air yang hanya sekitar dua meter, dua penyelam turun hingga kedalaman sekitar 10 meter untuk mencari keberadaan korban.

Sementara itu, tim SAR darat melakukan penyisiran sepanjang bibir Pantai Pasir Putih Banyuwedang. Namun hingga operasi pencarian berakhir pada Rabu (1/7/2026) malam, korban masih belum ditemukan.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Pos SAR Buleleng, TNI AL, Polair Polres Buleleng, KPLP Pos Pengamatan, Polsek Gerokgak, BPBD Buleleng, Satpol PP Gerokgak, Babinsa Desa Pejarakan, Bhabinkamtibmas Gerokgak, serta rekan dan keluarga korban. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#abk #hilang #buleleng #sar