Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Turut Berduka Cita. Dua Bocah di Buleleng Tewas Tenggelam di Tambak Bandeng

Francelino Junior • Sabtu, 4 Juli 2026 | 07:09 WIB
OLAH TKP: Aparat kepolisian Polsek Gerokgak melakukan olah TKP di tempat dua orang bocah tercebur di tambak pembenihan udang di Desa Banyupoh, Buleleng. (Polsek Gerokgak)
OLAH TKP: Aparat kepolisian Polsek Gerokgak melakukan olah TKP di tempat dua orang bocah tercebur di tambak pembenihan udang di Desa Banyupoh, Buleleng. (Polsek Gerokgak)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sebanyak dua orang anak ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di bak rotifera tambak benih ikan bandeng di Banjar Dinas Kerta Kawat, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, pada Jumat (3/7/2026) siang.

Peristiwa tersebut langsung ditangani personel Polsek Gerokgak yang mendatangi lokasi usai menerima laporan dari warga.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kedua korban masing-masing MFA, 6, dan MDF, 7. 

Keduanya diduga terjatuh ke dalam bak rotifera yang digunakan sebagai pakan benih bandeng, saat bermain sambil mencari ikan-ikan kecil di sekitar area tambak.

Kedua korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Gerokgak I untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, keduanya dinyatakan telah meninggal dunia.

Seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, Kapolsek Gerokgak Kompol I Made Derawi mengatakan personelnya telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah TKP, memeriksa para saksi, mendokumentasikan peristiwa, hingga melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

Pihak keluarga menerima peristiwa itu sebagai musibah dan telah mengikhlaskan kepergian kedua korban. 

Keluarga juga menolak dilakukan otopsi karena telah mengetahui penyebab kematian korban. 

“Keluarga sudah menandatangani surat pernyataan. Pihak keluarga menganggap peristiwa ini sebagai musibah,” kata Derawi.

Kepolisian menghimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar kolam, tambak, sungai, maupun lokasi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#tambak #gerokgak #bocah #buleleng