Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Heboh, Wanita Otaki Pencurian di Pasar- pasar Tradisional Terekam CCTV, Gasak Uang Jutaan Rupiah dan Ponsel

Zulfika Rahman • Rabu, 10 April 2024 | 00:02 WIB

Polisi saat melakukan olah TKP di dua lokasi pasar tradisional tempat aksi pencurian dengan modus pura-pura belanja  pada Minggu (7/4) lalu.
Polisi saat melakukan olah TKP di dua lokasi pasar tradisional tempat aksi pencurian dengan modus pura-pura belanja pada Minggu (7/4) lalu.
radarbuleleng.id- Aksi pencurian yang terjadi di Kabupaten Karangasem kian meresahkan. Dalam dua minggu belakangan sudah terjadi lebih dari lima kali aksi pencurian.

Terbaru, dua pasar tradisional di dua kecamatan berbeda disatroni maling. Bahkan pelaku berhasil menggondol uang tunai hingga handphone. 

Kasi Humas Polres Karangasem Iptu I Gede Sukadana mengatakan, aksi pencurian itu terjadi di dua TKP berbeda. Namun waktu kejadian sama yakni pada Minggu (7/4) lalu.

Pihaknya menerima dua laporan dari pedagang yang menjadi korban pencurian. "Satu korban pedagang di Pasar Bugbug, satu lagi korban di pasar Abang," ujarnya dikonfirmasi pada Senin (8/4).

Sukadana menjelaskan, modus pencurian yang dilakukan pelaku di dua pasar tersebut sama.

"Sama modusnya antara di pasar Abang dan Bugbug," ungkapnya.

Awalnya terduga pelaku yang merupakan seorang perempuan berdasarkan rekaman CCTV yang ada di Pasar Bugbug, menghampiri salah seorang pedagang yang bernama Ni Luh Kembang yang saat itu sedang melayani pembeli.

Kebetulan saat itu pembeli lumayan ramai. Sehingga terduga pelaku ikut berpura-pura berbelanja.

"Di saat itu pelaku ini memanfaatkan situasi ramai, malah masuk lewat belakang," ungkapnya.

Saat itu, terduga pelaku ditegur oleh Luh Kembang untuk tidak masuk lewat belakang. Selanjutnya pelaku langsung pergi. "Korban ini baru sadar kalau tas yang ditaruh didekat timbangan hilang. Itu sadarnya saat pembeli sudah sepi," terang Sukadana.

Dalam tas korban itu, berisi uang tunai sejilai Rp 6 juta dsn handphone serta beberapa surat penting. "Total kerugian yang dialami korban sekitar Rp 8 juta," imbuhnya.

Aksi pencurian dengan modus yang sama juga terjadi di Pasar Abang. Salah seorang pedagang, yakni Ni Nyoman Kerti Yasa mengaku kepada polisi menjadi korban pencurian.

Peristiwa itu dialami saat pembeli sedang ramai. "Sama juga terduga pelakunya wanita. Karena sempat mondar mandir di depan dagannya. Bahkan sempat bertanya harga barang, tapi habis itu pergi," tuturnya.

Korban juga baru menyadari tas miliknya hilang ketika hendak pulang. Saat itu, tas korban digantung di salah satu sudut dagangannya.

"Dalam tas korban ini berisi handphone, uang tunai Rp 5 juta dan surat penting," paparnya.

Hingga saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan. Pihaknya berharap, pelaku cepat tertangkap mengingat aksi pencurian di Karangasem kian meresahkan. ***

Editor : Donny Tabelak
#maling terekam cctv #pasar tradisional #polres karangasem #pencurian