RadarBuleleng.id - Sebuah spa di Bali terindikasi menyediakan jasa plus plus. Tak cukup sampai di sana, spa tersebut juga mempekerjakan remaja yang belum cukup umur.
Spa tersebut sebenarnya sempat digerebek aparat beberapa bulan lalu. Namun kini beroperasi kembali.
Informasinya, spa yang terletak di kawasan Nusa Dua itu digerebek karena mempekerjakan seorang remaja yang berusia 17 tahun.
Beberapa bulan setelah penggerebekan, spa kembali buka. Kendati spa tersebut tidak mengantongi izin.
Bahkan kuat dugaan spa tersebut kini menyediakan jasa pijat plus plus kepada pengunjung yang datang.
Pijat plus plus itu dibalut lewat paket pijat vitalitas dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 1,25 juta.
Kasat Pol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengaku akan segera mengerahkan personilnya untuk melakukan pemantauan.
“Nanti anggota akan mengecek dan pantau,” Suryanegara.
Menurutnya, spa tersebut sudah pernah digerebek beberapa bulan lalu karena masalah perizinan.
“Anggota segera turun ke lapangan. Kalau memang benar beroperasi, nanti pasti ditindak,” ujarnya.
Sementara itu Kabid Humas Polda Bali, Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengaku akan berkoordinasi dengan direktorat yang menangani kejahatan asusila. "Nanti coba tanyakan tersebut kepada anggota dan jajaran," ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya