Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pelaku Penusukan di Eks Pelabuhan Buleleng Masih Misterius, Polisi Ungkap Motifnya

Francelino Junior • Rabu, 25 Juni 2025 | 20:00 WIB

 

DATANGI TKP: Polisi mendatangi TKP di Eks Pelabuhan Buleleng untuk mengusut kasus penusukan pemuda.
DATANGI TKP: Polisi mendatangi TKP di Eks Pelabuhan Buleleng untuk mengusut kasus penusukan pemuda.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Peristiwa penusukan yang terjadi di Eks Pelabuhan Buleleng pada Selasa (24/6/2025) sore, masih misterius.

Polisi masih mengejar pelaku penusukan. Sekaligus melakukan olah TKP dan pemeriksaan CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Sementara I Gede Sandy F Putra, 21, warga Kelurahan Kampung Baru yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Gede Juli mengatakan, setelah menerima informasi dari masyarakat, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian.

Polisi kemudian membagi tim. Sebagian melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi di lapangan, serta memeriksa CCTV.

Sementara tim lainnya mencari keberadaan korban di rumah sakit. Belakangan polisi bertemu dengan korban di RSUD Buleleng.

“Korbannya hari itu juga kami bawa ke RSUD Buleleng. Selain untuk menyelamatkan nyawa manusia, kami juga kepentingan dalam hal penyelidikan, yakni visum,” kata Kompol Juli saat ditemui pada Rabu (25/6/2025).

Dari hasil pemeriksaan tim medis, hanya ada satu luka yang  ditemukan pada tubuh korban. Yakni luka pada paha bagian kiri.

Kuat dugaan bahwa luka itu dipicu tusukan senjata tajam. Namun hingga polisi belum menemukan sajam tersebut.

Lebih lanjut Kompol Juli mengatakan, polisi kini baru memeriksa tiga orang saksi. Salah satunya ada korban, serta dua orang warga yang melerai peristiwa tersebut.

Terkait dengan identitas pelaku, Juli belum angkat bicara. Ia menyatakan polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Pelaku masih kami identifikasi, ada beberapa yang kami curiga. Yang jelas kami sudah sampai ke pengecekan CCTV, video, dan meminta keterangan saksi-saksi di lapangan,” tegasnya.

Selain itu polisi juga mengungkap motif yang terjadi dalam peristiwa tersebut. Menurut polisi, peristiwa perkelahian itu hanya kesalahpahaman belaka.

Peristiwa perkelahian itu bermula saat korban dan pelaku bertemu di jalan. Mereka berdua saling pandang, saling pepet kendaraan, hingga terjadi ketersinggungan.

Pelaku dan korban kemudian terlibat cekcok. Mereka berdua akhirnya sepakat menuju Eks Pelabuhan Buleleng untuk berkelahi.

Alih-alih berkelahi dengan tangan kosong, pelaku justru menusuk kaki kiri korban dengan senjata tajam.

“Korban dan pelaku tidak saling kenal. Kebetulan korban ini berhenti karena mau beli alat sepeda motor,” jelas Kompol Juli.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pemuda di Buleleng diduga kena tusuk saat berada di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng atau kini yang lebih dikenal dengan nama Pelabuhan Tua Buleleng.

Peristiwa itu diduga terjadi pada Selasa (24/6/2025) sekitar pukul 15.30 sore. Empat orang pemuda terlibat baku hantam, tak jauh dari Museum Sunda Kecil.

Aksi perkelahian itu terekam dalam video berdurasi 30 detik. Dalam video tersebut, tampak seorang pemuda yang mengenakan kemeja hitam dan celana panjang hitam berteriak minta tolong.

“Pak tolong pak, ngabe tiuk ne pak, ngabe tiuk (pak tolong pak, bawa pisau ini pak, bawa pisau),” teriaknya. 

Mendengar teriakan tersebut, sejumlah pria langsung mendekat dan berusaha melerai perkelahian itu.

Pemuda yang mengenakan kemeja hitam berhasil kabur. Namun dari kaki kirinya terlihat darah mengalir. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#korban #rsud #tkp #senjata tajam #saksi #rumah sakit #penusukan #luka #pelabuhan #sajam #cctv #buleleng #rsud buleleng #polisi