Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Amor ing Acintya. Lansia di Buleleng Bali Ditemukan Tewas. Diduga jadi Korban Perampokan

Francelino Junior • Kamis, 24 Juli 2025 | 16:41 WIB

 

Ilustrasi TKP
Ilustrasi TKP

SINGARAJA,  RadarBuleleng.id - Seorang lansia di Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, ditemukan  dalam kondisi tewas. Kuat dugaan lansia itu menjadi korban perampokan.

Lansia itu adalah Ketut Parmi, 73. Dia ditemukan  dalam kondisi terbujur kaku di kamar rumahnya, yang terletak di Dusun Bululada, Desa Selat, Buleleng, pada Kamis (17/7/2025).

Saat ditemukan, kuat dugaan korban mati dalam kondisi tidak wajar. Ditambah lagi uang tunai dan perhiasan korban juga dilaporkan raib.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh cucu korban, Puja Dewantara, 30, yang tinggal serumah dengan sang nenek. 

Puja sempat pamit melayat ke rumah tetangganya pada Rabu (16/6/2025) malam. Ia pulang sebentar ke rumah pada Kamis dini hari pukul 00.05 Wita untuk makan.

Baca Juga: Bali Darurat Kriminal! Seorang Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah. Diduga Korban Perampokan

Dia kembali lagi ke tempat melayat pukul 02.30 dini hari. Sekitar 30 menit kemudian, tepatnya pukul 02.59 Wita, Puja pulang ke rumah dan sempat melihat pintu kamar neneknya sedikit terbuka.

Namun saat itu, Puja tidak curiga. Ia langsung masuk ke kamarnya untuk beristirahat. 

Keesokan paginya, sekitar pukul 07.00 Wita, ia mulai merasa ada yang tidak beres karena neneknya belum juga bangun. 

Ia lalu memanggil ayahnya, Komang Joy Wirawan, dan perawat sang nenek, Luh Armini, untuk mengecek. Saat mereka masuk ke kamar, Ketut Parmi ditemukan sudah meninggal dunia.

Yang mengagetkan, kondisi korban disebut meninggal dalam keadaan tidak wajar. Dugaan adanya tindak kriminal makin menguat setelah Puja mengecek isi brankas milik neneknya pada sore hari pukul 16.00 Wita. 

Brankas yang biasanya digunakan untuk menyimpan keperluan adat itu ternyata kosong. Uang tunai sebesar Rp 80 juta beserta sejumlah perhiasan emas berupa gelang, kalung, cincin, anting-anting, bunga emas pucuk, dan liontin dilaporkan hilang. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Buleleng.

Kasi Humas Polres Buleleng,  Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi belum banyak memberikan informasi terkait hal tersebut. “Masih penyelidikan,” ujarnya singkat. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#korban #bali #emas #meninggal #selat #uang #gelang #rumah #kalung #liontin #lansia #Polres Buleleng #sukasada #cucu #perampokan #nenek #perhiasan #Melayat #buleleng #tewas