Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Geger, Penyelundup Kokain dari Brazil Dibekuk di Bandara Ngurah Rai

Andre Sulla • Jumat, 25 Juli 2025 | 20:05 WIB
 
Penyelundup kokain asal Brazil inisial YB (kiri) dan perempuan asal Afrika inisial LN ditahan karena menyelundupkan narkoba ke Bali.
Penyelundup kokain asal Brazil inisial YB (kiri) dan perempuan asal Afrika inisial LN ditahan karena menyelundupkan narkoba ke Bali.
 
Radarbuleleng.jawapos.com– Dua warga negara asing (WNA) asal Brasil dan AfrikaSelatan diamankan petugas Bea dan Cukai, saat hendak memasuki wilayah Indonesia melalui Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
 
Keduanya diduga menyelundupkan narkotika jenis kokain dan sabu seberat 4 kilogram. 
 
Pelaku penyelundup kokain asal Brazil inisial YB dan perempuan asal Afrika inisial LN ditahan karena menyelundupkan narkoba ke Bali.
 
Informasi yang dihimpun, penangkapan terjadi beberapa hari lalu saat kedua turis ini melintas di area pemeriksaan Bea Cukai.
 
Petugas yang berjaga mencurigai gelagat mencurigakan dari dua pria tersebut.
 
"Dugaan awal diperkuat setelah citra X-ray memperlihatkan adanya benda dalam koper mereka," kata sumber petugas.
 
Saat dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas menemukan paket-paket mencurigakan yang kemudian diuji di laboratorium.
 
"Hasilnya, barang tersebut diduga kuat merupakan narkoba jenis kokain dengan berat mendekati 4 kilogram," sambungnya.
 
Meski berhasil mengamankan dua tersangka dan barang bukti, pihak Bea dan Cukai terkesan sangat tertutup terkait penindakan ini.
 
"Maaf dulu, masih pengembangan sehingga, identitas pelaku maupun kronologi lengkap penangkapan belum dirilis ke publik," beber sumber petugas.
 
"Kami belum bisa memberikan banyak informasi. Memang ada penindakan, tapi saat ini masih dalam proses pendalaman bersama instansi terkait," kata Anggota Humas Bea Cukai Ngurah Rai, Ketut Budiartha, saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (21/7).
 
Ketut juga enggan memastikan apakah kedua WNA tersebut sudah diserahkan ke pihak kepolisian atau masih dalam penanganan internal Bea Cukai.
 
"Yang pasti ada tindakan, selebihnya masih kami dalami tim gabungan," singkatnya.
 
Publik berharap ada transparansi atas kasus besar ini, mengingat Bali masih menjadi salah satu jalur rawan penyelundupan narkoba internasional.***
Editor : Donny Tabelak
#bea dan cukai #penyelundupan kokain #bandara ngurah rai #WNA Brazil