Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dua Waria Diduga “Buang” Turis Italia ke Sungai di Legian Bali

Andre Sulla • Senin, 9 Maret 2026 | 06:21 WIB

 

KORBAN PENGANIAYAAN: Warga di Legian mengevakuasi seorang WNA Italia yang ditemukan di kolong jembatan. Pria itu diduga menjadi korban penganiayaan dua waria.
KORBAN PENGANIAYAAN: Warga di Legian mengevakuasi seorang WNA Italia yang ditemukan di kolong jembatan. Pria itu diduga menjadi korban penganiayaan dua waria.

RadarBuleleng.id - Peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan wisata Legian, Kecamatan Kuta, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia bernama Alessandro Molini, 44, diduga dibuang ke sungai dari atas jembatan di Jalan Patih Jelantik, Legian, Kuta, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. 

Polisi kini masih melakukan penyelidikan dan memburu dua orang waria yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Pria asal Italia yang diketahui sementara tinggal di kawasan Benoa, Kuta Selatan itu ditemukan di kolong jembatan. Sejumlah saksi menyebut bila pria itu sempat terlibat cekcok dengan dua waria yang hingga kini masih dicari polisi.

Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial setelah beredar video dengan narasi, “Klee ngeri woi, kejadian Sabtu dini hari Kuta 07-03-2026, bule dibuang waria di sungai”.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu pertama kali diketahui anggota Linmas Legian, Made Merta, bersama rekannya Irfan. 

Mereka mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga terkait seorang WNA yang diduga dibuang ke sungai dari jembatan sekitar pukul 04.00 WITA.

Setibanya di lokasi, keduanya mendapati warga sudah berkumpul. Sebuah ambulans juga telah berada di tempat kejadian untuk melakukan evakuasi. 

Korban kemudian diangkat dari sungai di bawah jembatan Jalan Patih Jelantik sebelum dilarikan ke BIMC Hospital Kuta guna mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebelum kejadian korban sempat terlibat adu mulut dengan dua waria di sekitar jembatan. Dalam keributan tersebut, korban diduga diseret dan didorong hingga terjatuh ke sungai.

Akibat insiden itu, Alessandro mengalami sejumlah luka serius. Di antaranya luka di bagian jidat, patah tangan kiri, hidung mengeluarkan darah, mulut lebam, serta lecet pada dada kiri dan pinggul kiri. Korban juga dilaporkan mengalami pendarahan di bagian tempurung kepala sebelah kiri.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di BIMC Hospital Kuta dan belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya belum stabil.

Cekcok antara korban dan dua orang tersebut awalnya diketahui oleh seorang pengemudi ojek online. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada warga sekitar.

Saat warga datang ke lokasi, ternyata korban sudah berada di kolong jembatan dalam kondisi bersimbah darah dan merintih kesakitan.

Warga kemudian turun ke bantaran sungai untuk mengevakuasi korban yang saat itu dalam kondisi kritis. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke aparat desa dan pihak kepolisian.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menyatakan pihaknya akan mengecek informasi tersebut terlebih dahulu. "Mohon waktu," singkatnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #waria #italia #sungai #ambulans #adu mulut #jembatan #warga negara asing #bule #linmas #benoa #kuta #kolong jembatan #wna #legian #polisi