Polisi Bongkar Sindikat Pencuri Warung di Nusa Penida, Pelakunya Ternyata Anak Sekolah

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 15:38 WIB
BARANG BUKTI: Barang bukti sepeda motor yang diamankan di Polsek Nusa Penida terkait aksi pencurian yang marak menyasar warung milik warga. (Polsek Nusa Penida)
BARANG BUKTI: Barang bukti sepeda motor yang diamankan di Polsek Nusa Penida terkait aksi pencurian yang marak menyasar warung milik warga. (Polsek Nusa Penida)

 

RadarBuleleng.id – Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida membongkar dugaan aksi pencurian spesialis warung yang meresahkan masyarakat Nusa Penida, Klungkung. 

Mirisnya, belasan terduga pelaku yang berhasil diamankan polisi ternyata masih berstatus pelajar SMP hingga SMA.

Pengungkapan kasus bermula dari serangkaian laporan warga terkait maraknya aksi pencurian di sejumlah tempat usaha. 

Dari hasil pengembangan Tim Jalak Nusa pada Minggu (20/9/2026), setidaknya ada lima warung di lokasi berbeda yang disatroni para pelaku.

Kawasan yang disasar di antaranya warung di sekitar Pelabuhan Sampalan, Pelabuhan Kapal Roro, Pantai Sental, hingga kawasan padat wisatawan di Pelabuhan Banjar Nyuh.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, membenarkan penangkapan belasan anak tersebut. 

Ia menyebut para pelaku berasal dari dua kelompok (geng) berbeda yang kerap berkumpul di kawasan Pendaratan Roro Pelabuhan Sampalan sebelum mengeksekusi aksi mereka.

”Saat ini sejumlah anak telah kami amankan untuk pemeriksaan lanjutan guna mengetahui rangkaian kejadian serta peran masing-masing,” ujar Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Senin (21/9/2026).

Kapolsek mengungkapkan bahwa rentang usia para pelaku tergolong sangat muda. 

Karena statusnya masih di bawah umur, proses pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan ketat dari orang tua masing-masing.

”Pelaku paling kecil ada yang duduk di kelas 1 SMP dan paling besar kelas 1 SMA. Semuanya masih aktif bersekolah,” terangnya.

Selain mengamankan para terduga pelaku, penyidik Tim Jalak Nusa turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan saat beraksi maupun hasil kejahatan. 

Barang bukti tersebut meliputi 2 unit sepeda motor, 1 buah golok, 1 buah tang, serta 7 unit ponsel.

Pengungkapan kasus ini tak lepas dari bantuan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). 

Menanggapi hal tersebut, Kompol Kesuma Jaya mengimbau para pemilik warung dan pelaku usaha di Nusa Penida untuk memperketat sistem keamanan mandiri.

”Rekaman CCTV memiliki peran yang sangat vital dalam membantu pengungkapan kasus ini. Kami mengimbau pemilik warung dan tempat usaha agar memasang CCTV sebagai sarana pendukung keamanan. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke kepolisian,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Kriminal Bali Berita Klungkung Hari Ini Pencurian Nusa Penida Tim Jalak Nusa polsek nusa penida