RadarBuleleng.id – Insiden penganiayaan berdarah yang melibatkan oknum anggota kepolisian terjadi di kawasan Pantai Pasir Kelod, Desa Bugbug, Karangasem.
Korban berinisial IKB, 35, seorang anggota polisi aktif yang bertugas di Polsek Manggis, mengalami luka parah hingga patah tulang pinggul usai diserang warga lokal.
Peristiwa yang terjadi pada akhir September lalu ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, saat dikonfirmasi pada Rabu (7/10/2026).
Ipda Artono membeberkan, insiden bermula saat korban IKB yang sedang tidak mengenakan seragam dinas (lepas dinas) hendak perjalanan pulang ke rumahnya.
Di tengah jalan, korban berpapasan dan sempat bersenggolan badan dengan pelaku berinisial IPS, 30.
Senggolan tersebut langsung memicu emosi pelaku. IPS lantas melayangkan tantangan berulang dalam bahasa Bali kepada korban.
”Galak cai mai disisi (Berani kamu, ayo di luar),” lontar pelaku.
Mendapat tantangan tersebut, korban berusaha menanyakan maksud pelaku yang sebelumnya sempat mengunggah video dirinya ke media sosial Facebook.
Dalam unggahan tersebut, pelaku merekam momen saat korban memperbaiki sepeda motor yang mogok di depan rumah dengan caption bernada menyudutkan: ”Kene gen gaene di Kampung Baru, polisi sing ngelah etika”.
Adu mulut panas terkait unggahan Facebook tersebut pecah hingga berlanjut ke tepi jalan raya.
Pelaku yang kian gelap mata mendadak melayangkan pukulan tepat mengenai pipi kanan korban, lalu mendorongnya hingga korban roboh tersungkur.
Benturan keras ke permukaan jalan membuat korban menderita patah tulang pada bagian pinggul.
Bripka IKB sempat dilarikan untuk menjalani perawatan medis intensif di RS Bhayangkara Denpasar dan saat ini masih harus menjalani rawat jalan.
”Pelaku IPS sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Memang benar korban berstatus sebagai anggota polisi aktif di Polsek Manggis, namun saat kejadian berlangsung korban sedang dalam posisi lepas dinas,” pukas Ipda Artono. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali