TEJAKULA, RadarBuleleng.id – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Denpasar mengerahkan mahasiswa mereka mengikuti Kuliah Kerja Nyata Interprofessional Education (KKN-IPE).
Lembaga pendidikan di bawah Kementerian Kesehatan tersebut melakukan kuliah kerja nyata alias KKN itu dipusatkan di Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula. Pembukaan KKN dilakukan secara simbolis di Balai Desa Penuktukan pada Senin (15/1/2024).
Penjabat (Pj.) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, Kabupaten Buleleng merupakan wilayah terluas di Provinsi Bali. Buleleng juga memiliki jumlah penduduk terbanyak di Bali.
Kondisi itu akhirnya berdampak serius pada sejumlah hal. Terutama bidang kesehatan. Khususnya lagi dalam hal stunting.
Prevalensi kasus stunting di Buleleng sempat menyentuh angka 11 persen – angka tertinggi di Bali. Namun pada akhir tahun angkanya diklaim turun menjadi 2,7 persen.
Meski sudah turun tajam, ia berharap kehadiran mahasiswa dalam program KKN itu bisa membantu menuntaskan masalah kesehatan di Kecamatan Tejakula. Khususnya terkait stunting.
“Saya berharap bahwa kehadiran mahasiswa mahasiswi juga mampu membantu program program Kabupaten Buleleng khususnya di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Menurutnya angka stunting bisa turun berkait edukasi yang kontinu. Sehingga ada penyadaran, pembinaan, dan bimbingan dari profesional kesehatan.
“Bagaimana caranya masyarakat buleleng agar sebuah kesadaran penuh.Bisa hadir pada kegiatan kegiatan posyandu karena data menunjukkan kehadiran masyarakat di posyandu memang relatif perlu kita tingkatkan,” paparnya.
Lihadnyana, menargetkan agar pada saat KKN-IPE tahun ketiga nanti ada hasil yang nyata dan membanggakan yakni menghapuskan stunting dari Kecamatan Tejakula.
“2025 saya berharap tidak ada balita stunting lagi di Tejakula,” tegasnya.
Untuk diketahui KKN-IPE Poltekkes Kemenkes pada tahun ini merupakan pelaksanaan kali kedua.
Pada Tahun 2024 ini, sebanyak 260 mahasiswa-mahasiswi akan melakukan KKN-IPE yang terbagi ke 10 desa di Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.
Kerjasama Poltekkes Kemenkes Denpasar dengan Pemkab Buleleng, akan berlanjut hingga pelaksanaan di tahun 2025 mendatang. (*)
Editor : Eka Prasetya