Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Cegah Demam Berdarah, Tinggal Manfaatakan Kulit Buah Mangga

Jawapos Source control • Senin, 22 Januari 2024 | 01:44 WIB

 

Ilustrasi buah mangga
Ilustrasi buah mangga

RadarBuleleng.id – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih jadi momok di Provinsi Bali, termasuk di Kabupaten Buleleng.

Dari tahun ke tahun, selalu ada ratusan kasus yang muncul akibat penyakit DBD.

Padahal penyakit itu dapat dicegah dengan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Belum lama ini, ada temuan baru yang dapat digunakan mencegah DBD. Kulit buah mangga ternyata bisa digunakan untuk mencegah DBD.

Fakta itu diungkap oleh mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM), Jogjakarta.

Temuan itu juga mengantarkan mahasiswa UGM mengikuti kompetisi internasional Bio-Circular-Green (BCG) di Kasetsart University, Thailand.

Para mahasiswa itu adalah Nisa Munawwarah, Jessica Edelyne, Santi Andriyani, dan Salman Hafiz Ar-ramli Lubis.

Temuan mereka soal pemanfaatan daun mangga untuk mencegah DBD dituangkan dalam sebuah penelitian berjudul “Mango Skin for Organic Sustainable Aedes insect Control (MOSAIC)”.

Mereka punya gagasan pemanfaatan limbah mangga yang dapat digunakan sebagai larvasida alami dan ramah lingkungan.

Ide tersebut muncul atas keprihatinan dari mahasiswa, akibat lonjakan tajam kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) secara global.

Di dalam temuan mahasiswa UGM tersebut, membuktikan bahwa di dalam kulit buah mangga terdapat senyawa aktif yang memiliki potensi untuk mengembangkan menjadi larvasida.

Selain itu dalam kulit buah mangga terdapat senyawa flavonoid, yang berguna untuk mengganggu sistem pernapasan dan saraf larva.

Ditambah lagi ada Senyawa saponin, berguna sebagai racun lambung yang kuat bagi serangga.

Selain itu, terdapat senyawa tanin yang berguna untuk menghambat enzim pencernaan pada serangga.

Melalui pemanfaatan limbah kulit mangga menjadi larvasida, menjadi solusi untuk mengatasi penyakit DBD yang terjadi di wilayah Asia Tenggara.

 

Editor : Eka Prasetya
#ugm #dbd #demam berdarah #phbs #mangga #universitas gajah mada