Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

STIKes Buleleng Kenalkan Aplikasi Cegah Dini Ulkus Kaki pada Penderita Diabetes

Eka Prasetya • Senin, 14 Oktober 2024 | 02:20 WIB

 

KEMBANGKAN APLIKASI: Dosen di STIKES Buleleng mengembangkan aplikasi untuk mencegah ulkus kaki pada pasien diabetes melitus.
KEMBANGKAN APLIKASI: Dosen di STIKES Buleleng mengembangkan aplikasi untuk mencegah ulkus kaki pada pasien diabetes melitus.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Para dosen dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Buleleng telah menciptakan aplikasi untuk mencegah ulkus kaki pada penderita diabetes melitus. Aplikasi ini diharapkan mampu mengurangi angka kasus ulkus kaki pada pasien diabetes di Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng.

Tiga dosen yang mengembangkan aplikasi ini adalah Dr. Ns I Dewa Ayu Rismayanti, S.Kep., M.Kep., Dr. Ns I Made Sundayana, S.Kep., M.Si., dan Ns. Ketut Putri Marthasari, S.Kep., M.Kep. 

Pengembangan aplikasi ini didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Kemdikbudristek. Aplikasi ini telah diuji coba di 10 puskesmas di Kabupaten Buleleng.

Ketua tim pengembangan, Dr. Ns I Dewa Ayu Rismayanti, menjelaskan bahwa penderita diabetes melitus sering kali mengalami komplikasi serius seperti ulkus kaki, yang umum terjadi pada pasien diabetes tipe 2 yang telah hidup dengan penyakit ini lebih dari 10 tahun.

Sebanyak 6 dari 10 pasien diabetes berisiko terkena ulkus kaki yang bisa berujung pada amputasi. Hal ini membawa dampak serius seperti peningkatan biaya pengobatan, jumlah penderita disabilitas, penurunan kualitas hidup, hingga risiko kematian.

“Oleh karena itu, kami mengembangkan aplikasi berbasis web untuk mencegah kondisi ini,” kata Rismayanti. 

Aplikasi yang diberi nama Sistem Informasi Deteksi Dini Ulkus (SIDDU) ini dapat diakses oleh perawat, keluarga pasien, dan pasien itu sendiri.

Pasien dapat memasukkan berbagai data seperti durasi menderita diabetes, riwayat luka kaki, kadar gula darah, dan keluhan terkait kaki. Aplikasi akan mengolah data tersebut untuk mendeteksi dini ulkus kaki dan memberikan panduan pencegahan.

Selain itu, aplikasi ini dilengkapi modul perawatan kaki serta video panduan bagi pasien, dan menyediakan kontak perawat yang siap membantu perawatan luka. Rismayanti berharap aplikasi ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, mengurangi angka disabilitas akibat ulkus kaki, menekan biaya pengobatan, serta menurunkan risiko kematian.

Aplikasi ini dapat diakses melalui website siddu.id. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #STIKES Buleleng #dosen #diabetes melitus #buleleng #penyakit